co-founder Terraform Labs, dijatuhi hukuman 15 tahun penjara pada hari Kamis, 11 Desember 2025, karena perannya dalam penipuan "epik" yang menyebabkan keruntuhan $40 miliar dari stablecoin TerraUSD (UST) dan token saudaranya, Luna, pada Mei 2022.
Kalimat dan Tuduhan
Masa Penjara: Hakim Distrik AS Paul A. Engelmayer menjatuhi hukuman Do Kwon selama 15 tahun di pengadilan federal Manhattan. Ini melebihi hukuman 12 tahun yang direkomendasikan oleh jaksa, dengan hakim menggambarkan penipuan tersebut sebagai penipuan dengan skala "epik dan generasional".
Pengakuan Bersalah: Kwon, 34 tahun, mengakui bersalah pada Agustus 2025 atas dakwaan konspirasi menipu dan penipuan melalui kabel di AS.
Penyerahan Aset: Sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah, Kwon diwajibkan menyerahkan lebih dari 19 juta dolar dalam hasil dari skema ilegalkannya.
Dampak Korban: Selama sidang pidana, korban menggambarkan dampak mengerikan dari kehancuran tersebut, yang menghapus tabungan hidup dan dana pensiun, dengan seorang korban dalam suratnya mengatakan bahwa ia mempertimbangkan bunuh diri setelah ayahnya kehilangan dana pensiunnya.
Rincian Penipuan
Kwon dan Terraform Labs secara agresif memasarkan TerraUSD (UST) sebagai stablecoin berbasis algoritma yang akan mempertahankan nilai tukar satu banding satu dengan dolar AS tanpa intervensi luar yang signifikan. Namun, jaksa mengungkap bahwa ini hanyalah ilusi, dan ketika nilai tukar pertama kali anjlok pada Mei 2021, Kwon secara diam-diam mengatur agar sebuah perusahaan perdagangan membeli jutaan dolar dalam koin ini untuk secara artifisial menaikkan nilainya. Sistem akhirnya runtuh pada Mei 2022 ketika nilai tukar benar-benar gagal, memicu 'lingkaran setan' yang menguras sekitar 40 miliar dolar dari nilai pasar investor.
Latar Belakang
Setelah kegagalan tahun 2022, Kwon melarikan diri dari Korea Selatan dan bersembunyi sebelum akhirnya ditangkap di Montenegro pada Maret 2023 saat mencoba bepergian dengan paspor palsu. Ia menghabiskan hampir dua tahun di penjara di sana sebelum diekstradisi ke Amerika Serikat untuk menghadapi dakwaan. Kwon masih menghadapi dakwaan terpisah di Korea Selatan.
Kami bisa menggali lebih dalam mengenai spesifik dari algoritma TerraUSD yang menyebabkan kegagalan dan membandingkannya dengan cara kerja stablecoin lainnya. Apakah pemahaman tentang perbedaan teknis antara stablecoin berbasis algoritma dan berbasis aset akan bermanfaat bagi Anda?
