Mengapa Crypto Tidak Menjadi Bullish Setelah Pemotongan Suku Bunga Fed.

Pasar crypto telah mengalami penurunan yang signifikan, menentang harapan bahwa pemotongan suku bunga yang mungkin dilakukan oleh Federal Reserve akan memicu reli bullish. Sebaliknya, kami melihat tekanan bearish yang terus berlanjut, dengan banyak aset yang cenderung turun.

Salah satu faktor signifikan yang disebut-sebut untuk perilaku yang tidak terduga ini adalah langkah yang diantisipasi oleh Bank of Japan (BoJ). Ada spekulasi yang berkembang bahwa BoJ akan menaikkan suku bunganya minggu depan, sebuah keputusan yang dapat memiliki implikasi luas di seluruh pasar keuangan global, termasuk cryptocurrency.

Secara historis, kebijakan moneter yang mudah (seperti suku bunga yang lebih rendah) cenderung membuat aset yang lebih berisiko, seperti crypto, menjadi lebih menarik. Namun, dengan lanskap ekonomi global yang berubah dan bank sentral seperti BoJ yang memperketat kebijakan mereka, para investor mungkin sedang mengevaluasi kembali eksposur risiko mereka. Perubahan potensial ini yang menjauh dari kebijakan moneter yang sangat longgar oleh salah satu bank sentral utama dunia tampaknya berkontribusi pada kegugupan pasar saat ini dan kurangnya momentum naik di ruang crypto.

Ini adalah interaksi kompleks dari faktor-faktor makroekonomi, dan pelaku pasar dengan cermat memantau keputusan bank sentral ini untuk arah yang lebih jelas.