\u003ct-15/\u003e \u003cc-17/\u003e \u003cm-19/\u003e \u003cc-21/\u003e
Bayangkan DeFi sebagai entitas hidup yang bernapas, yang terus bergerak dan ingin belajar hal-hal baru. Ekosistem ini membutuhkan data yang dapat diandalkan dari dunia luar agar benar-benar berkembang. APRO dapat membantu dengan itu. Anggaplah ini sebagai aliran darah yang menjaga semuanya berfungsi dengan baik dan menyampaikan informasi yang dapat diandalkan di berbagai blockchain. APRO adalah jaringan Oracle terdesentralisasi. Apa tugasnya? Menyediakan data yang aman dan waktu nyata untuk aplikasi blockchain. Ini mengumpulkan data dari sumber off-chain, memverifikasi semuanya di on-chain, dan mempertahankan aliran yang stabil, memastikan bahwa kontrak pintar selalu mendapatkan informasi yang mereka inginkan tanpa terganggu oleh keterlambatan atau data yang diubah. Karena strategi ini, APRO menjadi sumber yang diutamakan untuk mengintegrasikan peristiwa nyata ke dalam logika blockchain.
Teknik Data Push dan Data Pull sangat penting bagi APRO. Data Push bersifat proaktif; setiap kali terjadi peristiwa signifikan, seperti kenaikan tiba-tiba harga token atau perubahan nilai komoditas, node langsung menyebarluaskan perubahan ke kontrak. Misalnya, Anda menggunakan Binance Smart Chain untuk menjalankan agregator DeFi. Pembaruan imbalan instan memungkinkan Anda menyesuaikan rencana Anda sebelum waktu habis. Selain itu, ini mengurangi kebutuhan daya pemrosesan.
Data Pull membalikkan situasi tersebut. Ini sangat ideal untuk keadaan tertentu karena kontrak sendiri mengambil data sesuai kebutuhan. Ini sangat berguna dalam aplikasi berbasis AI, seperti ketika model pembelajaran mesin harus mencari harga saham historis atau menghasilkan angka acak untuk simulasi. Dengan menggunakan kriptografi, APRO bahkan memperkenalkan randomisasi yang terverifikasi, memastikan hasilnya terbukti dan tidak dapat diprediksi. Ini sangat penting untuk hal-hal seperti lotere DeFi atau algoritma perdagangan yang membutuhkan data yang adil dan netral.
Komponen penting lainnya adalah keamanan. APRO menggunakan jaringan dua lapis. Pertama, lapisan akuisisi mengumpulkan data dari semua sumber, termasuk statistik permainan, valuasi properti, dan harga kripto. Node pada lapisan ini dijaga agar jujur dengan cara menyetorkan token AT. Akurasi sangat penting karena mereka akan kehilangan sebagian setoran jika membuat kesalahan. Selanjutnya adalah validasi. Dalam kasus ini, node bekerja sama untuk memastikan keakuratan data. APRO menggunakan AI untuk mengidentifikasi anomali, seperti pola yang tidak konsisten atau indikasi manipulasi aliran pasar. Seiring terus belajar, sistem AI ini semakin mahir mengenali masalah. APRO menghilangkan hambatan dan memungkinkan data mengalir ke mana saja yang dibutuhkan, menjadikannya sangat ideal untuk dApp lintas rantai yang kompleks. Platform ini mendukung lebih dari 40 blockchain.
Semua ini terhubung oleh token AT. Untuk mendapatkan manfaat dari biaya data, operator node harus menyetorkan AT. Imbal hasil mereka meningkat seiring dengan kualitas data yang mereka berikan. Selain itu, pemilik token memiliki suara dalam perkembangan jaringan dengan memilih untuk menambahkan validasi AI yang lebih cerdas. Untuk menghindari terkejut oleh data yang tidak akurat, pedagang di Binance bergantung pada APRO untuk aliran data yang benar, seperti pada kontrak berjangka dan opsi.
DeFi sangat didukung oleh APRO. Sementara data yang andal tentang aset dunia nyata memberikan kepercayaan pada tokenisasi, analitik berbasis AI membantu memprediksi risiko. Untuk pengalaman gaming yang lebih imersif, APRO menyinkronkan kejadian dunia nyata dengan dunia maya. Dengan hanya menghubungkan APRO, para pembuat dapat menghemat waktu dan biaya, serta fokus pada hal yang benar-benar penting: kreativitas. APRO hadir untuk menjaga fleksibilitas dan ketahanan seiring berkembangnya teknologi AI dan multi-chain. Ia menciptakan kesadaran nyata terhadap protokol DeFi, membuka jalan menuju dunia blockchain yang lebih cerdas dan terhubung. Apa yang paling menarik bagi Anda tentang APRO? Apakah kecerdasan buatan, keamanan berlapis, cara pengelolaan datanya, atau cara token AT menyatukan semuanya? Bagikan dengan kami.

