Hari ini, 19 Desember 2025, Bank Jepang (BoJ) mengambil keputusan bersejarah dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 0,75% — level tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Meskipun angkanya terlihat kecil, ini adalah perubahan tektonik untuk likuiditas global.
📉 Mengapa ini berdampak pada Bitcoin?
Alasan utama adalah runtuhnya Yen Carry Trade. Selama bertahun-tahun, para investor meminjam yen secara gratis pada suku bunga 0% untuk membeli aset berisiko (saham AS, $BTC, $ETH). Sekarang, kondisi permainan telah berubah:
Penyempitan likuiditas: Ketika suku bunga di Jepang naik, "uang murah" menghilang. Investor terpaksa menutup posisi di kripto untuk membayar kembali pinjaman dalam yen.
Polanya historis: Tiga kenaikan suku bunga BoJ sebelumnya (Maret, Juli 2024, dan Januari 2025) disertai dengan penurunan Bitcoin sebesar 23% – 32% dalam beberapa minggu berikutnya.
Tekanan pada harga: Analis memperingatkan bahwa langkah ini dapat memicu koreksi $BTC hingga level $70.000 – $75.000, jika modal mulai kembali secara massal ke pasar domestik Jepang.
⚖️ Situasi saat ini:
Setelah pengumuman harga $BTC awalnya turun di bawah $86.000, tetapi dengan cepat rebound ke $88.000, karena pasar sebagian sudah memperhitungkan keputusan ini dalam harga. Namun, efek jangka panjang dari pendinginan likuiditas global baru mulai terlihat.
#JapanRateHike #BoJ #GlobalLiquidity #BTC #CarryTrade #CryptoAnalysis

CAEVOY - 170794110