📉 Rasio Fed Funds / 10Y Treasury telah menurun sejak 2023.
Secara historis, langkah ini cenderung mendahului pasar bearish di S&P 500, karena ini menandakan bahwa kebijakan moneter semakin ketat relatif terhadap pertumbuhan di masa depan.
Poin kunci adalah bahwa pasar biasanya jatuh setelahnya, tidak tepat ketika, perbedaan pertama kali muncul.
Dalam siklus saat ini, penurunan rasio tidak didorong oleh pemotongan suku bunga yang sebenarnya. Sebaliknya, ini mencerminkan harapan bahwa Federal Reserve akan memotong suku bunga di masa depan. Pada saat yang sama, imbal hasil 10 tahun tetap tertekan karena faktor struktural—seperti permintaan defensif untuk Treasury, deleveraging global, dan likuiditas berlebih—bukan karena resesi yang sudah ada.
Ini menciptakan pembacaan yang terdistorsi: indikator menunjukkan pengetatan relatif, tetapi ekonomi belum memasuki kontraksi.
Sementara itu, S&P 500 terus naik karena reli tidak didorong oleh makro—melainkan oleh mikro. Ini didukung oleh pertumbuhan laba di perusahaan tertentu, konsentrasi ekstrem di Big Tech, investasi terkait AI, dan menghasilkan arus kas yang kuat, bukan ekspansi ekonomi yang luas. Dalam siklus sebelumnya, seperti 1999–2000 dan 2019, pasar juga mengabaikan jenis sinyal ini selama berbulan-bulan sebelum penyesuaian terjadi.
Untuk alasan ini, perbedaan saat ini tidak membatalkan indikator. Ini menunjukkan bahwa risiko struktural meningkat, tetapi pemicu waktu belum diaktifkan. Secara historis, pasar bearish cenderung dimulai hanya ketika pemotongan suku bunga menjadi nyata, laba korporasi direvisi ke bawah, dan kondisi kredit mulai mengetat.
📌 Ringkasan:
Fed Funds / 10Y Treasury berfungsi sebagai peringatan rezim, bukan pemicu segera. Pasar masih bisa naik, tetapi asimetri tidak lagi menguntungkan.
