XRP terus menjadi pemain kunci di ruang kripto, fokus pada pembayaran lintas batas yang cepat dan biaya rendah melalui ekosistem Ripple. Pada akhir Desember 2025, XRP diperdagangkan sekitar $1,8–$1,9, dengan kapitalisasi pasar sekitar $110–115 miliar, menduduki peringkat 5 besar cryptocurrency. Ini mencapai titik tertinggi sepanjang masa sekitar $3,66 lebih awal di tahun 2025 tetapi mengalami volatilitas di tengah koreksi pasar yang lebih luas. Ringkasan Latar Belakang dan Sorotan 2025Fondasi XRP tetap pada XRP Ledger, yang diluncurkan pada tahun 2012 oleh pendiri Chris Larsen, Jed McCaleb, dan Arthur Britto. Dengan pasokan yang sudah ditambang sebelumnya sebanyak 100 miliar token, Ripple memegang sekitar 46% (banyak yang dalam escrow) untuk distribusi yang terkontrol.2025 adalah tahun yang transformatif: Gugatan SEC, yang dimulai pada tahun 2020, diselesaikan pada bulan Agustus 2025 dengan Ripple membayar denda sebesar $125 juta. Pengadilan menegaskan bahwa penjualan XRP di pasar sekunder bukanlah sekuritas, memberikan kejelasan regulasi yang penting.
ETF XRP spot diluncurkan akhir 2025 (misalnya, dari Canary Capital, Bitwise, 21Shares, Grayscale, dan lainnya), menarik aliran masuk lebih dari $1 miliar meskipun pasar mengalami penurunan.
Ripple mengumpulkan $500 juta pada November 2025, dengan valuasi perusahaan mencapai $40 miliar.Penjamin termasuk Fortress Investment Group, afiliasi Citadel Securities, Pantera Capital, Galaxy Digital, Brevan Howard, dan Marshall Wace.
Ekspansi termasuk akuisisi (misalnya, Hidden Road yang diubah menjadi Ripple Prime, GTreasury) dan pertumbuhan stablecoin RLUSD, dengan kemitraan yang memperkuat alat institusional.
Perkembangan ini menggeser XRP menuju adopsi institusional yang lebih besar, meskipun kenaikan harga terhambat oleh tekanan makro.Pembaruan Investor dan Pemegang UtamaDistribusi terpusat Ripple tetap berlangsung, dengan perusahaan menjadi pemegang terbesar. Bursa utama (Binance, Upbit, dll.) mengendalikan pasokan beredar yang signifikan.Ronde pendanaan 2025 memperkuat kepercayaan Wall Street:Investor seperti Citadel dan Fortress menunjukkan keyakinan kuat terhadap infrastruktur Ripple untuk pembayaran, penyimpanan, dan tokenisasi.
Lebih dari 7 juta pemegang, dengan partisipasi institusional yang meningkat melalui ETF dan layanan brokerage primer Ripple.
Proyeksi dan Outlook 2026Analis memperkirakan 2026 sebagai tahun rebound potensial bagi XRP, didorong oleh katalis 2025 yang tertunda (misalnya, dampak penuh ETF, legislasi regulasi) dan fokus Ripple pada konsolidasi serta utilitas.Ekspektasi utama:Adopsi institusional meningkat: lebih banyak uji coba bank, ekspansi RLUSD (misalnya, peluncuran di Jepang pada kuartal I 2026), serta pertumbuhan aset dunia nyata yang diterbitkan secara token (RWAs) di XRPL.
Momentum ETF: Aliran masuk yang meningkat dapat memberikan permintaan stabil, dengan produk baru dan volume lebih tinggi.
Dorongan regulasi: Potensi pengesahan undang-undang ramah kripto (misalnya, CLARITY Act) pada awal 2026 di bawah pemerintahan AS yang pro-kripto.
Pertumbuhan utilitas: Ripple beralih dari akuisisi ke integrasi alat yang sudah ada, mendorong On-Demand Liquidity (ODL) dan volume lintas batas.
Prediksi harga untuk 2026 bervariasi luas karena volatilitas pasar:Konservatif: $1,8–$2,5 (misalnya, rata-rata sekitar $2,00–$2,13).
Sedang/Bullish: $3–$5 (ATH baru mungkin tercapai sekitar $4+ dengan adopsi kuat).
Optimis: $5–$10+ (jika Bitcoin melonjak dan XRP menangkap pangsa pasar; beberapa menyebutkan $8–$10 dalam skenario adopsi tinggi).
Risiko bearish: Turun hingga $1–$1,5 jika koreksi kripto secara luas terus berlanjut.



