Pada 21 Desember 2025, Bitcoin (BTC) sedang menjalani periode volatilitas yang intens dan transisi struktural. Setelah reli historis awal tahun ini yang melihat harga memuncak mendekati $126,000, pasar telah memasuki fase korektif yang signifikan, saat ini diperdagangkan sekitar $88,000.
Sentimen Pasar: Antara Ketakutan dan Ketahanan
Suasana yang berlaku di pasar adalah "Ketakutan Ekstrem," dengan Indeks Sentimen berputar di sekitar 21–24. Bearish ini sebagian besar dipicu oleh pendinginan "mania ETF" yang mendominasi paruh pertama tahun 2025. Sementara pemain institusional seperti MicroStrategy terus menambah kepemilikan mereka, permintaan ritel telah melunak secara signifikan karena Federal Reserve mempertahankan sikap hawkish terhadap suku bunga, menjaga likuiditas global tetap ketat.
Analisis Teknikal: Medan Pertempuran
Pergerakan harga Bitcoin saat ini "terjebak" di bawah tekanan pasokan berat dari atas. Analis sedang mengamati dua batas kritis:
Dukungan ($80.000 – $84.000): Ini adalah "garis batas". Data terbaru menunjukkan bahwa jika BTC gagal mempertahankan level $81.300 (Rata-rata Pasar Sejati), hal itu bisa memicu peristiwa kapitulasi menuju zona $74.000, yang mewakili posisi terendah tahunan 2025.
Resistensi ($92.500 – $95.000): Untuk memastikan pembalikan bullish, Bitcoin harus kembali menembus level $92.500. Sebuah kumpulan padat pembeli yang terjebak yang masuk antara $93k hingga $120k saat ini berperan sebagai batas atas, karena banyak investor ini berharap kembali ke titik impas, menciptakan tekanan jual pada setiap kenaikan harga.


Wawasan Utama dan Pendorong Makro
Divergensi Institusional: Ada perbedaan mencolok antara keyakinan institusi jangka panjang dan modal jangka pendek. Citibank baru-baru ini merilis perkiraan 12 bulan ke depan sebesar $143.000, dengan mempertaruhkan kemungkinan pelonggaran regulasi di masa depan. Namun, dalam jangka pendek, arus keluar dari ETF spot menunjukkan bahwa "uang panas" sedang meninggalkan pasar ini demi aset yang lebih aman seperti emas, yang saat ini sedang menguji rekor tertinggi.
Realitas On-Chain: Glassnode melaporkan bahwa hampir 6,7 juta BTC saat ini dipegang dengan rugi—level tertinggi dalam siklus ini. Struktur pasar yang "berat di atas" ini sering menjadi pertanda periode konsolidasi sideways saat pasar "menghilangkan" spekulan jangka pendek.
Undang-Undang CLARITY & Kebijakan: Pasar juga merespons markup Undang-Undang CLARITY yang akan datang pada Januari 2026. Legislasi ini diharapkan memberikan kerangka kerja yang lebih jelas untuk stablecoin dan penyimpanan institusional, yang diyakini akan menjadi katalis bagi kenaikan berikutnya, bahkan jika harga saat ini tetap stagnan.

Kesimpulan:
1-Perkirakan tekanan sideways hingga menurun seiring mendekati akhir tahun.
2-Liquidity yang lebih rendah selama musim liburan sering menyebabkan fluktuasi harga yang "menakjubkan" atau tidak menentu
fluktuasi.
3-Pedagang harus memantau area $85.000 hari ini; penutupan harian di bawah level ini bisa
memperkuat kemungkinan pergerakan menuju dukungan psikologis $80k.