Bagaimana cara mengubah “distribusi risiko yang terlihat sangat canggih, filosofi stop loss, keunggulan probabilitas” menjadi,

Benar-benar mencerna menjadi sistem perdagangan yang “bahkan orang bodoh pun bisa melaksanakan, tidak melakukannya akan menyakitkan.”

Menurut struktur tiga lapis, memastikan kamu benar-benar “dapat menggunakannya”:

Tingkat Pertama: Menerjemahkan grafik dan teori menjadi “bahasa manusia” (mendekonstruksi kognisi)

Satu, stop loss bukan untuk mengurangi kerugian sedikit, tetapi untuk mengubah “struktur probabilitas kebangkrutan” yang akan kamu hadapi seumur hidup.

Bukan “mengontrol penarikan,”

Adalah mengubah “risiko kematian tak terbatas” menjadi “kerugian terbatas yang dapat ditanggung.”

二、Kesalahpahaman Tradisional Di Mana?

❌ Pandangan dunia trader tradisional

• Asumsikan harga mengikuti distribusi normal

• Risiko = volatilitas (perubahan harga)

• Merasa:

Tidak stop-loss = selama tidak dijual, belum dikatakan rugi

Kesalahan mematikan:

• Pasar bukan distribusi normal

• Peristiwa ekstrem (black swan) adalah hal biasa

• Gunakan leverage tanpa stop-loss = kebangkrutan secara matematis pasti

Tiga, Intuisi sejati Taleb (fokus utama)

Perdagangan dengan stop-loss ≠ mengurangi kerugian

melainkan:

Kamu secara aktif 'memotong ekor kiri',

Mengubah 'peristiwa kecil dengan probabilitas sangat kecil yang bisa menyebabkan bangkrut',

menjadi 'kerugian kecil yang sering terjadi'.

Inilah yang dikatakan dalam grafik:

• Risiko ekstrem sebelah kiri → 'dikompresi'

• Kualitas probabilitas → terkumpul di titik stop-loss (yang bisa kamu kendalikan)

Kamu tidak menghilangkan risiko

Kamu memindahkan risiko ke posisi yang bisa kamu terima

Empat, Kalimat paling bertentangan dengan naluri (ingat baik-baik)

Orang yang tidak mengatur kerugian bukan menanggung risiko lebih besar,

melainkan bertaruh bahwa 'selama hidupku, aku tidak akan pernah mengalami kondisi ekstrem'.

Dan sejarah sudah memberitahu kamu:

Kamu pasti akan menemukannya.

Lapisan Kedua: Mengubah 'distribusi matematis' menjadi 'prinsip perdagangan'

Sekarang yang dibutuhkan bukan memahami teori probabilitas

melainkan tiga prinsip 'bodoh' yang bisa diulang berkali-kali

Prinsip Pertama: Perdagangan bukanlah memprediksi arah, melainkan bertaruh pada struktur

Jangan lagi bertanya:

"Beli atau jual?"

Kamu hanya perlu bertanya tiga hal:

1. Berapa banyak yang bisa saya rugikan maksimal? (Stop-loss)

2. Berapa banyak yang bisa saya menangkan sekali? (Rasio Laba Rugi)

3. Apakah aturan ini bisa diulang ribuan kali?

Arah hanya sebagai pemicu

Struktur adalah takdir

Prinsip Kedua: Stop-loss = variabel yang satu-satunya pasti kamu kendalikan

Satu-satunya hal yang bisa kamu kendalikan di pasar:

Berapa banyak yang bersedia kamu keluarkan untuk keputusan ini?

Maka urutan yang benar selalu:

Atur stop-loss dulu → hitung posisi → baru masuk pasar

Yang dilakukan sebaliknya, 100% adalah penjudi

Prinsip Ketiga: Keunggulan jangka panjang berasal dari 'tidak mati'

Semua 'pemain besar', institusi, dan sistem kuantitatif yang kamu lihat:

bukan karena tingkat kemenangan tinggi

melainkan:

• Hidup lebih lama

• Peluang keluar sangat rendah

• Mampu menanggung kegagalan beruntun

Orang yang bisa gagal terus-menerus namun tetap hidup adalah satu-satunya yang layak membicarakan keuntungan besar

Lapisan Ketiga: Mengompres semua menjadi 'sistem bodoh' (fokus utama)

Sistem berikut ini, kamu tidak perlu paham ekonomi

Tidak perlu paham berita

Tidak perlu paham siklus

Hanya perlu dilaksanakan

【Sistem Perdagangan Bodoh v1.0】

Satu, Kerangka Waktu (kurangi dimensi dulu)

• Hanya lakukan:

5 menit / 20 menit (masuk saat getaran 2 menit)

• Jangan sentuh:

• Gelombang harga instan akibat berita

• 5 menit sebelum dan sesudah data penting

👉 Alasannya:

Jangka pendek = matematika

Jangka panjang = sifat manusia

Yang kamu butuhkan sekarang adalah matematika

Dua, Syarat Masuk (sangat sederhana)

Hanya boleh dua kondisi masuk:

1. Kenali koreksi dalam tren yang jelas

2. Tentukan titik balik di tepi zona

Tidak mengerti?

maka jangan lakukan

Tidak ada posisi = perilaku perdagangan tingkat lanjut

Tiga, Aturan Stop-Loss (hukum keras)

Setiap transaksi:

• Stop-loss tetap = 0,5%~1% dari modal akun

• Laksanakan tanpa syarat

• Tidak bergerak

• Jangan tambah posisi

Akun kamu 2000U

👉 Satu transaksi maksimal rugi 40U

Empat, Perhitungan Posisi (diformulasikan)

Posisi = kerugian yang bisa ditanggung ÷ jumlah titik stop-loss

bukan berdasarkan perasaan

bukan 'saya merasa aman'

adalah hasil perhitungan

Lima, Rasio Laba Rugi (ini intinya)

Hanya boleh masuk:

• Rasio Laba Rugi ≥ 2:1

bahkan jika tingkat kemenangan hanya 40%

kamu juga bisa menghasilkan keuntungan

Enam, Frekuensi Perdagangan (melawan naluri)

• Maksimal 15 transaksi per hari

• Kalah berturut-turut 3 transaksi → hentikan hari itu

• Menang berturut-turut 6 transaksi → hentikan hari itu

👉 Mencegah emosi mengambil alih sistem

Tujuh, satu-satunya 'penambahan posisi' yang diperbolehkan

Hanya ada satu situasi yang boleh menambah posisi:

Kamu telah melakukan 100 transaksi berturut-turut

Terapkan aturan dengan ketat,

Secara keseluruhan menghasilkan keuntungan

jika tidak, setiap posisi besar adalah perjudian

Bagian paling penting (harap baca dengan seksama)

Perdagangan jangka pendek adalah matematika, perdagangan jangka panjang adalah sifat manusia

Pedagang yang bisa bertahan hidup,

semuanya terlebih dahulu mengalahkan probabilitas bangkrut secara matematis,

lalu secara bertahap menyempurnakan sifat manusiawinya.

Kebenaran akhir

Bangkrut bukan karena kamu salah arah,

melainkan karena kamu terlibat dalam

permainan yang 'tidak boleh salah'.

Stop-loss

bukan karena takut

adalah satu-satunya alat yang bisa kamu gunakan untuk melawan takdir