El mpasar Cryptocurrency sedang jatuh secara umum karena kombinasi faktor makroekonomi dan teknis, bukan karena kolapsnya proyek spesifik.

Pertama, ada ketidakpastian makroekonomi global. Pasar tradisional menunjukkan kehati-hatian karena ekspektasi suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama, yang mengurangi selera untuk aset berisiko seperti cryptocurrency. Ketika Wall Street ragu, uang biasanya keluar dari crypto terlebih dahulu.

Kedua, terlihat pengambilan keuntungan institusional. Investor besar (“whales”) sedang menjual setelah kenaikan sebelumnya, terutama di Bitcoin dan Ethereum, menghasilkan tekanan bearish di seluruh pasar. Penjualan ini menyeret altcoin dengan lebih kuat.

Ketiga, dari sudut pandang teknis, banyak aset telah menembus level support kunci, mengaktifkan likuidasi otomatis di futures dan yang terleverase. Ini mempercepat jatuhnya dalam gelombang dan memicu efek 'pendarahan'.

Keempat, RSI yang rendah di berbagai kripto menunjukkan lemahnya momentum pembeli. Meskipun ini bukan kepanikan yang ekstrem, ini mencerminkan kurangnya kekuatan untuk rebound dengan cepat.

Singkatnya: ini bukan akhir pasar, melainkan koreksi yang dipicu oleh ketakutan, pengambilan keuntungan, dan likuidasi teknis. Secara historis, periode ini biasanya mendahului fase konsolidasi atau rebound selektif, tetapi memerlukan kesabaran dan konfirmasi sebelum masuk.

Jika kamu mau, saya bisa memberitahumu sinyal apa yang perlu diperhatikan untuk mengetahui kapan pendarahan berhenti atau kripto mana yang biasanya pulih terlebih dahulu.