🚨 GEMPABUMI PASOKAN PERAK: APA YANG SEBENARNYA MENDORONG RALLY
Harga perak sedang melonjak akibat kekurangan pasokan fisik yang nyata — bukan spekulasi. Berikut adalah rincian singkat:
1️⃣ China Mengencangkan Ekspor Perak (Mulai 1 Jan 2026)
China akan memerlukan lisensi pemerintah untuk ekspor perak.
Hanya produsen besar yang disetujui negara yang memenuhi syarat, secara efektif memotong eksportir kecil/menengah.
Dengan China mengendalikan ~60–70% pasokan global, ini secara langsung memperketat pasar global.
2️⃣ Pasar Sudah Dalam Defisit Struktural
Perak telah mengalami defisit selama 5 tahun berturut-turut.
Perkiraan 2025:
• Permintaan: ~1.24B oz
• Pasokan: ~1.01B oz
Sebuah celah sebesar 100–250M oz — diharapkan akan melebar.
Pertumbuhan penambangan terbatas, tambang baru memerlukan waktu bertahun-tahun, daur ulang tidak bisa mengisi celah tersebut.
3️⃣ Inventaris Fisik Cepat Habis
• COMEX: -70% sejak 2020
• Brankas London: -40%
• Shanghai: terendah dalam 10 tahun
Beberapa daerah hanya memiliki 30–45 hari perak yang dapat digunakan.
Premi fisik sedang melonjak — harga Shanghai diperdagangkan jauh di atas COMEX.
4️⃣ Keterputusan Kertas vs Fisik
Rasio kertas-ke-fisik ≈ 356:1.
Bahkan permintaan pengiriman kecil dapat membebani sistem.
Pasar memasukkan risiko ini secara real time.
5️⃣ Permintaan Industri Terus Meningkat
Perak sangat penting untuk solar, EV, elektronik, dan teknologi medis.
Penggunaan industri kini menyumbang 50–60% dari total permintaan — dengan substitusi yang terbatas.
Perak tidak bergerak karena ketakutan.
Perak bergerak karena kekurangan pasokan global yang nyata sedang terjadi.


