Pada akhir Desember 2025, Bitcoin telah mengalami penurunan harga yang signifikan, mundur dari rekor tertinggi sepanjang masa pada bulan Oktober sekitar $126,000 untuk diperdagangkan di kisaran $87,000–$88,000. Berikut adalah 10 faktor kunci yang berkontribusi terhadap penurunan ini:
Pengambilan Keuntungan: Pemegang "OG" jangka panjang mulai menjual secara agresif saat Bitcoin mendekati batas psikologis $100,000.1
Aliran Keluar ETF: ETF Bitcoin utama telah melihat aliran keluar bersih yang terus-menerus, menandakan pendinginan dalam permintaan institusional.2
Likuiditas Libur yang Tipis: Perdagangan akhir tahun ditandai dengan volume yang lebih rendah, yang sering kali memperburuk ayunan harga turun.3
Peralihan ke Emas/Perak: Investor telah memutar modal ke logam mulia, dengan perak melonjak dan emas mengungguli BTC sebagai "tempat aman."4
Ketidakpastian Makroekonomi: Ketidaktentuan dari Federal Reserve mengenai suku bunga telah membatasi minat terhadap aset "risiko-tinggi".
Tekanan Penambangan: Penurunan profitabilitas penambang telah menyebabkan "kapitulasi penambang," di mana penambang yang kesulitan menjual kepemilikan mereka untuk menutupi biaya.5
Kedaluwarsa Opsi: Kedaluwarsa besar akhir tahun lebih dari $27 miliar dalam opsi kripto telah menciptakan volatilitas harga yang signifikan.6
Penundaan Regulasi: Ketidakpastian dan penundaan berkelanjutan dalam regulasi kripto AS yang jelas telah membuat beberapa investor institusional berada di pinggir lapangan.
Faktor Geopolitik: Kekhawatiran yang diperbaharui tentang tarif perdagangan internasional telah memicu penjualan dalam posisi yang terleverase.
Kelelahan Siklus: Beberapa analis menyarankan bahwa "siklus pemotongan empat tahun" yang tradisional semakin melemah, yang mengarah pada keruntuhan pola harga historis.
Apakah Anda ingin saya melihat level dukungan teknis untuk Bitcoin untuk melihat di mana harga mungkin stabil berikutnya?
