Pada akhir Desember 2025, Bitcoin telah mengalami penurunan harga yang signifikan, saat ini diperdagangkan sekitar $87,000, yang hampir 30% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa bulan Oktober sebesar $126,080.
Berikut adalah 10 alasan utama untuk penurunan harga ini:
Pengambilan Untung di $100K: Banyak pemegang jangka panjang ("OGs") menjual sejumlah besar Bitcoin saat mendekati tonggak psikologis $100,000.1
Kehilangan "Santa Rally": Sementara emas dan saham mencapai rekor tertinggi baru bulan Desember ini, Bitcoin gagal melihat "Santa rally" tradisional akhir tahun, mengecewakan investor.
Aliran Keluar ETF: ETF Bitcoin spot utama telah melihat aliran keluar yang terus-menerus, menandakan penurunan permintaan institusional setelah reli kuat sebelumnya tahun ini.2
Likuiditas Pasar yang Tipis: Periode perdagangan liburan seringkali menderita dari likuiditas rendah, membuat harga lebih sensitif terhadap bahkan pesanan jual yang moderat.3
Ketakutan Geopolitik dan Perdagangan: Reaksi pasar terhadap ancaman tarif internasional dan ketegangan geopolitik menyebabkan sentimen "risk-off", lebih memilih emas daripada kripto.
Likuidasi Besar-besaran: Rekor $19 miliar dalam posisi yang terangkat dihapus dalam satu hari selama crash akhir tahun, mempercepat penurunan harga.4
Kapitulasi Penambang: Jatuhnya harga BTC telah membuat penambangan menjadi kurang menguntungkan, memaksa beberapa penambang untuk mematikan peralatan atau menjual Bitcoin mereka untuk menutupi biaya.5
Ketidakpastian Suku Bunga: Sinyal hawkish dari Federal Reserve dan kekhawatiran bahwa pemotongan suku bunga mungkin lebih lambat dari yang diharapkan telah memperkuat dolar AS.
Peralihan ke Tempat Aman: Investor telah memutar modal keluar dari aset digital dan ke "tempat aman" tradisional seperti emas dan perak, yang telah mengungguli BTC baru-baru ini.6
