1. Kondisi pasar: Tekanan harga dan posisi 'perlindungan' yang terancam

Pergerakan harga: Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar $87.000. Dibandingkan dengan rekor tertinggi $126.000 yang dicapai pada Oktober 2025, harga telah turun sekitar 30%. Pada akhir pekan 27 dan 28 Desember 2025, Bitcoin (BTC) dan pasar kripto menunjukkan pergerakan yang secara signifikan

Emas dan perak melonjak, Bitcoin tertinggal: Analisis pasar pada 28 Desember menunjukkan bahwa emas dan perak berhasil menembus rekor tertinggi baru dalam minggu ini, sementara Bitcoin justru mengalami penurunan sepanjang tahun (turun sekitar 6,25%). Hal ini memicu perdebatan sengit di pasar mengenai apakah Bitcoin masih layak disebut sebagai 'emas digital'.

Perbedaan jelas pertama kali terjadi: sejak 2014, Bitcoin kali pertama tidak ikut naik saat saham teknologi naik. Peter Schiff, tokoh pendukung emas terkenal, secara terbuka meragukan di platform X bahwa jika Bitcoin tidak naik saat saham, emas, dan perak semua naik bersama, argumen bahwa Bitcoin sebagai aset lindung nilai (hedge) bisa runtuh total. Namun menurut saya, performa buruk Bitcoin di kuartal keempat, jika diperbaiki dengan baik, mungkin akan menghasilkan rebound yang signifikan di bulan Januari.

2. Kebijakan Makro dan Dinamika Regulasi

Rencana Baru Keuangan Digital Tiongkok: Otoritas pengawas keuangan Tiongkok baru-baru ini mengungkapkan rencana terbaru mengenai pengembangan keuangan digital, dengan tujuan lebih mengatur dan mengarahkan penerapan aset digital dalam kerangka kepatuhan hukum.

Lingkungan regulasi AS membaik: Meskipun performa harga buruk, lingkungan regulasi AS pada paruh kedua 2025 cenderung lebih ramah. Dengan kemajuan RUU (GENIUS Act) yang membahas stablecoin, tingkat adopsi Bitcoin oleh institusi Wall Street sebenarnya terus meningkat.

Penerapan penuh aturan MiCA Uni Eropa: Menjelang akhir 2025, Undang-Undang Pasar Aset Kripto (MiCA) Uni Eropa telah diterapkan secara resmi di semua negara anggota, dan perusahaan sedang sibuk menyelesaikan transisi kepatuhan terakhir.

Regulasi menunjukkan perpecahan global yang semakin tajam. Ini justru sesuai dengan buku yang baru saja saya baca — 'Paralel dan Persaingan'.

Buku ini ditulis pada tahun 2021, ketika pasar properti belum menunjukkan kehancuran skala nasional. Dalam pendahuluan, penulis menyebutkan bahwa dengan perkembangan kuat industri manufaktur dan kekuatan industri Tiongkok, total volume ekonomi akhirnya akan mencapai tingkat yang bisa bersaing dengan Amerika Serikat, serta dengan kondisi industri manufaktur AS yang mengalami 'pengosongan' selama beberapa dekade terakhir, terbentuklah mekanisme dan ciri zaman baru yang ditandai oleh konfrontasi paralel namun tetap kolaboratif antara kedua negara dan blok-blok mereka.

Saya percaya analisis kita saat ini mengenai karakteristik regulasi aset kripto dan teknologi blockchain memiliki nilai referensi yang signifikan.

Titik persaingan paralel yang jelas adalah perpecahan dalam model keuangan baru. Eropa dan Amerika Serikat secara bertahap cenderung memfokuskan pada aset kripto dan stablecoin, sementara Asia Timur lebih condong membentuk model penyelesaian internal berbasis RMB dan emas sebagai inti keuangan.

Latar belakang besar ini membantu kita memahami mengapa emas dan Bitcoin semakin terpisah.

3. Berita tentang institusi dan industri

Laporan Cadangan HTX Tahun 2025: Huobi (HTX) merilis bukti cadangan berbasis pohon Merkle tahunan, menunjukkan lonjakan 150% pada simpanan USDT dan tetap mempertahankan dukungan aset 100%.

Program Komensasi Trust Wallet: Menanggapi insiden peretasan plugin browser senilai sekitar 7 juta dolar AS baru-baru ini, Trust Wallet secara resmi memulai prosedur kompensasi bagi korban pada 27 Desember.

Dalam berita industri, saya pikir suatu saat pasti akan ada kegagalan besar, baik berdasarkan pengalaman sejarah maupun hukum objektif pasar investasi, hal ini patut diantisipasi.

4. Perbedaan pandangan analis: Bearish: Sebagian investor sedang mengalihkan dana dari kripto ke emas yang memiliki volatilitas lebih rendah dan performa lebih baik.

Melihat naik: Analis dari lembaga seperti Fundstrat berpendapat bahwa penurunan bulan Desember merupakan contoh khas 'penjualan kerugian pajak akhir tahun (Tax-loss harvesting)', dan berdasarkan pengalaman sejarah, indikator teknis sering kali menunjukkan rebound kuat di bulan Januari setelah koreksi yang cukup dalam.

Ringkasan

Saat ini, Bitcoin sedang berada pada persimpangan antara pemulihan jangka pendek secara teknis dan transformasi jangka panjang menuju institusionalisasi. Meskipun harga pada akhir pekan bergerak datar, pasar sedang menunggu relokasi dana pada awal 2026. Namun secara keseluruhan, tren bearish tetap akan berlanjut.

Saya tetap berpendapat bahwa altcoin sangat bergantung pada likuiditas dan kebijakan pelonggaran moneter (liquidity and monetary easing) dari mata uang fiat. Mengingat saham AS berada di level tertinggi sejarah, altcoin kemungkinan besar hanya akan bergerak bearish, dan bull market baru bisa terjadi pada 2027.