Masa muda menginginkan tempat yang jauh, setelah dewasa merindukan kampung halaman

Kampung halaman tidak dapat menampung tubuh, tempat lain tidak dapat menampung jiwa

Kota yang berkilau dengan neon kosong menerangi tubuh, desa dengan mimpi asap sulit untuk hangat

Jalan depan membingungkan hati terjerat, pulang yang jauh penuh dengan kebingungan

Teman dan saudara terpisah seribu mil benci, kerinduan kampung halaman terjalin dengan akar yang dalam

Jika bisa hidup tenang seumur hidup, siapa yang ingin terombang-ambing? Tidak lain adalah semangat sebagai kuda, mimpi sebagai pelana, perjalanan ini sepi, tidak hancur tidak kembali. Berani mengejar langit, bumi, matahari, bulan, jauh menelusuri sungai $ZBT