Hambatan ATH Token di Ekosistem 2026
Token pada Ethereum (alamat 0x...), BNB Chain, Sui, Solana (alamat HE...), serta Toncoin (alamat UQ...) sulit capai all-time high (ATH) baru, meski jaringan induk ekspansif. Faktor fundamental mendominasi.
1. Tantangan Tokenomics
Proyek sering luncurkan dengan fully diluted valuation (FDV) membengkak tapi pasokan beredar minim.
Token Unlock: Pelepasan massal untuk tim dan investor awal ciptakan tekanan jual berkelanjutan.
Inflasi Pasokan: Pencetakan token melebihi permintaan halangi kenaikan harga.
2. Ketidakseimbangan Likuiditas
Likuiditas jaringan utama dalam, tapi distribusi ke token sekunder stagnan.
Investor prioritaskan native coin seperti ETH atau BNB yang lebih stabil, meninggalkan token kecil terisolasi.
3. Fragmentasi dan Persaingan
Ribuan proyek bagi perhatian modal.
Rotasi Cepat: Tren berganti dari DeFi ke memecoin, tinggalkan token lama.
Adopsi Lemah: Token tanpa utilitas riil gagal pertahankan nilai jangka panjang.
