
1. Dukungan dan Perlawanan :-

Dukungan dan perlawanan adalah konsep dasar dalam analisis teknis. Dukungan adalah tingkat harga di mana minat beli cukup kuat untuk mengatasi tekanan jual, menyebabkan tren turun terhenti atau berbalik. Ini berfungsi sebagai lantai. Perlawanan adalah kebalikannya - tingkat harga di mana tekanan jual mengatasi minat beli, menghentikan atau membalikkan tren naik. Ini berfungsi sebagai langit-langit. Tingkat ini diidentifikasi dari harga tinggi sebelumnya (perlawanan) dan rendah (dukungan). Ketika harga menembus salah satu tingkat ini, itu sering menandakan kelanjutan tren, dengan tingkat lama sering menjadi penghalang sebaliknya yang baru.

2. Candlestick dan Pola Grafik

Candlestick adalah elemen visual grafik yang menunjukkan harga buka, tinggi, rendah, dan tutup aset untuk periode tertentu. Setiap "lilin" mengungkapkan sentimen pasar, dengan bodi dan sumbu yang menyampaikan tekanan beli atau jual dalam periode waktu tersebut.
Polanya adalah formasi yang dapat dikenali yang dibuat oleh pergerakan harga seiring waktu. Pola-pola ini, yang dibangun dari beberapa candlestick, digunakan oleh trader untuk mengidentifikasi potensi arah harga di masa depan serta kelanjutan atau pembalikan tren. Contoh umum termasuk segitiga, kepala dan bahu, serta puncak/bawah ganda. Mereka diinterpretasikan untuk meramalkan kemungkinan pergerakan pasar.

3. Tren

Sebuah tren adalah arah umum di mana harga aset bergerak seiring waktu. Ini adalah konsep dasar analisis teknis, ditangkap oleh frasa, "Tren adalah teman Anda."
Ada tiga tipe utama :-
1. Tren Naik :-
Dikenal dengan serangkaian puncak yang lebih tinggi dan lembah yang lebih tinggi.
2. Tren Menurun :-
Didefinisikan oleh urutan puncak yang lebih rendah dan lembah yang lebih rendah.
3. Tren Samping/Horisontal :-
Terjadi ketika harga bergerak dalam rentang tanpa membuat puncak yang lebih tinggi atau lembah yang lebih rendah yang signifikan.
Tren ada di semua kerangka waktu dan identifikasinya membantu trader menyelaraskan posisi mereka dengan momentum pasar yang berlaku.

4. Reaksi Pasar (Penolakan Harga, Penerimaan Harga)

Reaksi pasar menggambarkan bagaimana harga berperilaku di tingkat teknis kunci. Penolakan harga terjadi ketika harga tajam berbalik menjauh dari suatu level (seperti support/resistance atau garis tren), meninggalkan sumbu panjang pada candlestick. Ini menandakan level tersebut bertahan dan pembalikan kemungkinan terjadi. Sebaliknya, penerimaan harga terjadi ketika harga bergerak melalui suatu level (misalnya, breakout) dan mengkonsolidasikan atau melanjutkan di luar itu tanpa penarikan signifikan. Ini mengkonfirmasi bahwa level telah dilanggar dan memvalidasi arah tren baru. Pada dasarnya, penolakan menunjukkan kekuatan suatu level, sementara penerimaan mengkonfirmasi kegagalannya dan pergeseran dalam struktur pasar.
5. Struktur Pasar

Struktur pasar mengacu pada kerangka yang dibentuk oleh pergerakan harga, terutama didefinisikan oleh puncak ayunan dan lembah ayunan. Ini membentuk "blok bangunan" esensial dari tren.
Sebuah tren naik memiliki struktur puncak yang lebih tinggi (HH) dan lembah yang lebih tinggi (HL). Tren menurun menunjukkan puncak yang lebih rendah (LH) dan lembah yang lebih rendah (LL). Sebuah rentang memiliki puncak dan lembah yang relatif sama.
Ketika urutan ini terputus seperti tren menurun yang membentuk lembah yang lebih tinggi, itu menandakan potensi pergeseran dalam struktur pasar, sering kali menunjukkan tren yang melemah atau berbalik. Menganalisis struktur ini memungkinkan trader untuk secara objektif mengidentifikasi fase pasar saat ini dan memperkirakan pergerakan di masa depan.
#supportandresistance #candlestick_patterns #trends #MarketReaction #structureofthemarket
