$HOLO pukul tiga pagi, saya menerima sebuah pesan suara:

"Kak Chuan, saya all-in 10 ribu U dengan leverage 20 kali, baru turun 5%, uangnya sudah habis."

$RIVER Saya melihat catatan transaksinya:

All-in + leverage tinggi + tanpa stop-loss.

$1000PEPE Banyak orang selalu salah paham satu hal:

Penyebab bangkrut bukan leverage, melainkan posisi terlalu besar.

I. Mengapa all-in paling cepat bangkrut?

Gunakan contoh 1000 U:

900 U dengan leverage 10 kali, jika berbalik arah 5%, langsung habis

100 U dengan leverage 10 kali, harus turun 50% baru bangkrut

Yang menentukan kelangsungan hidup bukan jumlah kali lipat,

tapi berapa modal yang Anda pertaruhkan dalam satu transaksi ini.

Masalah teman saya hanya satu:

95% dana, dipertaruhkan sekaligus, benar atau salah.

II. Tiga aturan baja untuk melakukan all-in selama setengah tahun tanpa bangkrut

Aturan pertama: transaksi tunggal ≤ 20% dari total dana

Akun 10 ribu U, maksimal 2000 U per transaksi.

Stop-loss 10%, hanya rugi 200 U, masih bisa bertahan.

Aturan kedua: kerugian per transaksi ≤ 3% dari total dana

Atur stop-loss sebelumnya, kalau salah langsung keluar,

Bahkan jika terus salah, tidak akan fatal.

Aturan ketiga: tidak buka posisi saat pasar fluktuatif, tidak tambah posisi saat untung

Hanya lakukan breakout tren,

Tidak buka posisi emosional,

Tidak buka posisi tambahan.

III. All-in bukan judi, tapi ruang aman

Makna all-in,

adalah memberi ruang kesalahan bagi akun,

asalkan posisi ringan + manajemen risiko.

Ada yang menerapkan ketiga aturan ini,

3 bulan dari 5000 U menjadi 80 ribu U.

Katanya dengan jujur:

"Dulu saya pikir all-in itu menyerah, baru sadar ternyata agar bisa bertahan lebih lama."

Di dunia kripto, pada akhirnya,

bukan siapa yang untung cepat,

tapi siapa yang masih bertahan.

Jangan terlalu sering menebak arah, fokus pada pengendalian posisi,

Lambat sedikit, justru lebih cepat.

Pasaran selalu ada,

Peluang hanya untuk orang yang masih hidup.