Menggunakan Grok untuk menyaring filosofi trading saya di tahun 2025
—— Konten berikut berasal dari pemahaman dan penyaringan Grok terhadap akun Twitter Biidu
Filosofi tradingnya dapat dirangkum sebagai “gerak” — dinamis, seimbang, mengikuti arus, dan menghormati.
Dari banyak pembagiannya, dapat disaring beberapa poin inti:
1⃣ Trading adalah proses yang dinamis dan berkelanjutan: Dia sering menekankan “trading adalah dinamis”, jangan terjebak dalam prediksi atau obsesi masa lalu (seperti “jangan berdebat dengan masa lalu, selalu buat keputusan berdasarkan kondisi saat ini”). Konsensus trader top adalah bereaksi paling cepat, bisa beradaptasi, bukan yang memiliki daya ingat terbaik. Analogi ski sangat klasik: fokus pada kemiringan, cari pusat gravitasi, dan pertahankan keseimbangan di jalur dinamis, seperti memantau candlestick, mencari ritme.
2⃣ Ikuti arus, yang tahu waktu adalah orang bijak: Pasar tidak akan memperhatikan pandangan lama, saat kondisi berubah, harus cepat beradaptasi. Baik itu ketidakpastian setelah bullish, atau berbagi orang lain yang berbalik bullish, dia menekankan “kondisi saat ini” lebih penting daripada narasi sejarah.
3⃣ Menghormati pasar, hidup tidak hanya tentang trading: Pepatah klasik “Uang tidak akan habis, tetapi uang bisa hilang”. Trading hanyalah bagian dari hidup, harus ada keseimbangan hidup (seperti ski, mengingat masa muda). Terlalu terobsesi akan menghilangkan dimensi, dia mengkritik beberapa KOL seperti “GPT di dunia kripto”, yang kurang memiliki posisi pribadi dan nuansa manusia.
4⃣ Kemampuan nyata lebih berharga daripada kecerdasan jangka pendek: Membenci pendidikan arbitrase “merasa cerdas” di luar sana atau aliran kedua, menekankan partisipasi yang nyata, penelitian strategi, hanya dengan cara itu dapat memaksimalkan keuntungan dalam peluang terstruktur (seperti acara, kompetisi).
5⃣ Opportunisme dan partisipasi biaya rendah: Menyukai peluang dengan keuntungan dari perbedaan informasi, tingkat kesulitan rendah dengan imbal hasil tinggi (seperti acara pengisian volume, order limit hampir tanpa biaya), tetapi syaratnya adalah trading yang normal dan lancar dilakukan, tidak berpura-pura dalam.
Secara keseluruhan, filosofinya bukanlah sistem teknis yang kaku, melainkan pragmatisme + keseimbangan psikologis: mengikuti pasar, mencari keseimbangan, menangkap peluang nyata, menjaga rasa hidup. Lebih sedikit kegelisahan, lebih banyak ketenangan dan fleksibilitas, ini juga sejalan dengan kondisi “terbangun” keseluruhan di tahun 2025.


