Berita mengejutkan bagi kripto: Keamanan berbasis AI dari APRO Network sedang menghancurkan peretasan satu per satu—AT
@APRO Oracle $AT #APRO
Perhatikan, peretasan kripto telah menyebabkan kerugian lebih dari 2 miliar dolar AS dari pasar pada Januari 2026. Tapi inilah yang menarik—APRO hadir sebagai benteng nyata di ruang oracle terdesentralisasi. Ini bukan sekadar tentang penyediaan data secara streaming; AI dari APRO benar-benar mengamankan seluruh ekosistem Web3, menutupi kerentanan yang telah menghantui oracle selama bertahun-tahun. Kita berbicara tentang pembelajaran mesin tingkat lanjut, teknologi yang tidak dapat dimanipulasi, dan lapisan keamanan yang menyelamatkan uang sungguhan—potensial miliaran dolar. Jika Anda sudah lelah mendengar tentang penipuan DeFi terbaru, pendekatan APRO mungkin mengembalikan kepercayaan Anda terhadap blockchain dan akhirnya memberi investor yang hati-hati sesuatu yang solid untuk dipantau.
Mari kita jujur: oracle adalah sasaran yang menarik. Jembatan antara blockchain dan dunia nyata ini sebelumnya telah menjadi sasaran serangan berulang. Ingat peretasan Bridge Ronin tahun 2022? Atau manipulasi feed Chainlink? Ketika oracle gagal, protokol menjadi kering, orang-orang kehilangan semua uang mereka. APRO membalas dengan sistem keamanan bertingkat yang diluncurkan pada Oktober 2025. Di intinya ada mesin validasi berbasis AI yang memindai semua data masuk, mencari anomali secara real-time. Ini bukan sekadar model konsensus biasa—IA ini menggunakan analitik prediktif untuk mengidentifikasi ancaman sebelum meledak.
DeFi sangat membutuhkan ini. Kegagalan oracle telah menyebabkan lebih dari 40% eksploitasi besar di ruang ini. Model ganda APRO—Push untuk streaming, Pull untuk permintaan on-demand—menambahkan bukti kriptografi dan verifikasi zero-knowledge sehingga data tidak bisa dimanipulasi. Di platform pinjaman berisiko tinggi, feed APRO mencegah penyerang memanipulasi harga dan memicu likuidasi paksa. Angka-angka mendukungnya: integrasi APRO dengan pasar prediksi BNB Chain menangani transaksi senilai 8,2 miliar dolar AS pada Desember 2025, tanpa laporan insiden terkait oracle sama sekali.