3. Indikator Manajer Pembelian (ISM)
Senin 5 Januari (Industri) dan Selasa 6 Januari (Jasa):
Indikator ini mencerminkan seberapa kuat atau lemah ekonomi AS.
Angka di atas 50: Menunjukkan pertumbuhan ekonomi (positif bagi dolar, bisa negatif bagi kripto secara sementara).
Angka di bawah 50: Menunjukkan kontraksi (bisa mendorong investor beralih ke aset alternatif seperti bitcoin).
4. Persediaan Minyak dan Peluang Kerja (JOLTS)
Rabu 7 Januari: Data (JOLTS) memberikan gambaran tentang seberapa besar permintaan pasar kerja terhadap pekerja. Penurunan tajam dalam peluang kerja yang tersedia bisa dianggap pasar sebagai sinyal resesi mendatang, yang meningkatkan kemungkinan penurunan suku bunga dan kenaikan kripto.
Ringkasan umum bagi trader:
Data ekonomi yang lemah (pengangguran tinggi, pertumbuhan rendah) \leftarrow kemungkinan penurunan suku bunga \leftarrow kenaikan mata uang kripto.
Data ekonomi yang kuat (pengangkatan kerja kuat, inflasi tinggi) \leftarrow kemungkinan kenaikan/tetapnya suku bunga \leftarrow penurunan atau fluktuasi mata uang kripto.
