TON
TON
1.715
-2.44%

NOT
NOT
--
--

DOGS
DOGS
--
--

Kemandirian keuangan Telegram mengalami penurunan yang signifikan. Menurut laporan terbaru dari Financial Times, perusahaan sedang menghadapi pembekuan sekitar $500 juta obligasinya. Penyebabnya: sanksi yang diberlakukan oleh UE, AS, dan Inggris terhadap Depositori Penyelesaian Nasional Rusia (NSD).

šŸ” Apa masalah inti yang sedang terjadi?
Meskipun Pavel Durov telah lama berusaha memposisikan Telegram sebagai proyek global yang terlepas dari Moskow, hubungan keuangan dengan Rusia tetap signifikan. Sekitar seperempat dari total volume obligasi perusahaan (sebelumnya diperkirakan lebih dari $2M) kini terkunci dalam infrastruktur keuangan Rusia.

Ini menciptakan "badai sempurna" bagi pesan instan ini:

Likuiditas: Akses terhadap sebagian besar modal dibatasi, yang dapat mempersulit pembayaran utang dan biaya operasional harian. Reputasi: Bagi investor dan bank Barat, kaitan dengan NSD merupakan "bendera merah," yang mempersulit putaran pendanaan di masa depan atau IPO yang telah lama ditunggu. Ketergantungan: Situasi ini menunjukkan bahwa sebagian besar investor Telegram berasal dari modal Rusia, yang saat ini dianggap "beracun" dalam sistem keuangan global.

šŸ’Ž Dampak terhadap Ekosistem TON
Komunitas kripto sedang mengawasi dengan cermat. Meskipun Telegram dan blockchain TON merupakan entitas yang terpisah secara hukum, nasib keduanya saling terkait erat. Ketidakstabilan keuangan di perusahaan induk pasti memengaruhi kepercayaan terhadap aset terkait.

Jika Telegram kesulitan melakukan restrukturisasi pinjaman di Barat karena "jejak Rusia"-nya, Pavel Durov mungkin terpaksa memonetisasi platform lebih agresif atau menjual saham tambahan, yang dapat mengubah strategi pengembangan pesan instan ini.

Apa selanjutnya?
Telegram biasanya menghindari komentar rinci mengenai kewajiban utangnya. Namun, pembekuan dana sebesar 500 juta dolar AS merupakan sinyal serius bagi semua proyek teknologi dengan akar Rusia: menjaga "netralitas keuangan" pada tahun 2026 menjadi hampir mustahil.

Apakah ini akan mendorong integrasi solusi kripto dalam Telegram lebih cepat untuk menghindari hambatan keuangan tradisional? Kita tunggu saja.

#Telegram #Durov #CryptoNews #Sanctions