​🇯🇵 Imbalan hasil Obligasi Pemerintah Jepang 10 tahun baru saja melonjak ke level tertinggi dalam lebih dari 27 tahun.

​Untuk pertama kalinya sejak Februari 1999, Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) 10 tahun telah melampaui ambang batas 2,10%, mengguncang pasar keuangan global. Setelah puluhan tahun berjuang melawan deflasi dengan Kebijakan Suku Bunga Negatif (NIRP), matahari mulai tenggelam pada era moneter ultra-longgar Jepang.

​🔍 Mengapa ini terjadi SEKARANG?

​Bank of Japan Bergerak Cepat: Sikap hawkish Gubernur Ueda sudah jelas. Dengan suku bunga kini berada di level 0,75%, pasar bersiap menghadapi serangkaian kenaikan agresif sepanjang tahun 2026.

​Stimulus Berlebihan: Anggaran nasional sebesar 122,3 triliun yen yang mencatat rekor tinggi membuat investor khawatir tentang keberlanjutan utang, mendorong hasil imbal hasil lebih tinggi sebagai premi risiko.

​Faktor Yen: Dengan Yen yang lemah terhadap Dolar, Bank of Japan menggunakan hasil imbal hasil yang lebih tinggi sebagai perisai defensif terhadap inflasi impor.

​🌍 Efek Kipas

​Jepang telah lama menjadi kreditor terbesar di dunia. Seiring hasil imbal hasil domestik kembali menarik, kita mungkin menyaksikan "repatriasi" modal Jepang dalam jumlah besar. Jika investor Jepang menarik dana mereka dari Obligasi AS dan Obligasi Eropa untuk membawa kembali ke dalam negeri, biaya pinjaman global akan naik lebih tinggi lagi.

Kita sedang menyaksikan perubahan mendasar dalam "regime" ekonomi terbesar ketiga di dunia. "Penopang Jepang" yang selama 20 tahun menjaga suku bunga global tetap rendah akhirnya telah dilepaskan.

#TreasuryYields

#FinancialMarkets

#AltcoinETFsLaunch

$ASTER $ZEC $ZEN