🚀😎BYD Tiongkok Melampaui Tesla sebagai Produsen Mobil Listrik Terbesar di Dunia

Setelah penjualan tahunan Tesla turun 9 persen, BYD dapat mengklaim mahkota tersebut, karena perusahaan Tiongkok itu menjual 2 juta kendaraan listrik pada tahun 2025.

Saat Tesla mengumumkan penjualan yang turun 9 persen dibanding tahun lalu, seorang raja baru mobil listrik telah dinobatkan. BYD menjual lebih dari 2 juta kendaraan berbaterai tahun lalu, menjadikannya produsen mobil listrik terbesar secara global. Inggris saat ini merupakan pasar terbesar BYD di luar Tiongkok, dan perusahaan ini berencana memperluasnya.

Produsen mobil Tiongkok BYD menutup tahun 2025 dengan kuat, dengan total penjualan naik 7,7 persen menjadi 4,6 juta secara global. Dorongan ini, maaf atas metaforanya, sebagian besar disebabkan oleh kenaikan penjualan mobil listrik sebesar 28 persen, dengan hampir separuh dari semua mobil yang dijual BYD merupakan kendaraan yang digerakkan listrik. Pada saat yang sama, Tesla baru saja mengumumkan pengiriman yang turun 9 persen menjadi 1,64 juta kendaraan di seluruh dunia. BYD kini dapat mengklaim mahkota sebagai produsen mobil listrik nomor satu di dunia.

Di Amerika Serikat, tiga bulan terakhir penjualan Tesla terganggu karena penghapusan subsidi mobil listrik federal. Versi mobil Model 3 dan Model Y yang lebih terjangkau diperkenalkan pada musim gugur, tetapi hal ini tidak cukup menghentikan penurunan penjualan. Ada juga unsur politik yang tak terhindarkan. Merek Tesla selama ini bergantung pada daya persuasif Elon Musk, yang janji-janjinya semakin besar dari waktu ke waktu. Dari truk baja tahan peluru hingga pasukan pelayan android dan armada taksi robot, tidak ada batas bagi ambisi ini. Namun, kegagalan—di mana mobil listrik baru Tesla Roadster setelah delapan tahun?—dan keterlibatan Musk dalam politik dengan mendukung pemerintahan Trump periode kedua telah membuat banyak pembeli Tesla sebelumnya kecewa.

Jadi, banyak yang merasa senang melihat Tesla terguling dari posisi teratas, terutama bagi para kritikus Musk yang sudah lama menantikan hal ini. Namun, naiknya produsen mobil Tiongkok tentu bukan hal yang menyenangkan bagi industri otomotif Amerika Utara, Eropa, Jepang, atau Korea Selatan. BYD bukan hanya kompetitor bagi Tesla, tetapi juga bagi semua pihak, dan cukup lihat saja pasar Inggris untuk melihat burung kenari di tambang batu bara.

#byd #chinaindustry

#BinanceSquareTalks