🇯🇵 BREAKING: Imbal hasil Obligasi 30 Tahun Jepang melonjak setinggi 3,527%, level tertinggi dalam sejarah
Hal yang tak terbayangkan telah terjadi di jantung pasar obligasi Tokyo.
Imbal hasil Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) 30 tahun baru saja melonjak ke tingkat tertinggi sepanjang masa sebesar 3,527%. Bagi sebuah ekonomi yang menghabiskan beberapa dekade melawan "Stagnasi Besar" dan suku bunga negatif, ini bukan hanya fluktuasi pasar—ini adalah perubahan rezim.
📈 Mengapa "Tanah Imbal Hasil yang Meningkat" Penting
Selama lebih dari 20 tahun, Jepang adalah jangkar dunia untuk suku bunga rendah. Jangkar itu sekarang resmi terlepas. Berikut adalah yang memicu api:
Perubahan BoJ: Langkah Gubernur Ueda menuju suku bunga kebijakan 0,75% telah menandakan kepada dunia bahwa era "uang gratis" di Jepang telah mati dan terkubur.
Siklus Inflasi: Dengan inflasi inti tetap tinggi dan upah akhirnya meningkat, "pola pikir deflasi" yang mendefinisikan Jepang sejak tahun 90-an sedang menguap.
Tekanan Fiskal: Pengeluaran agresif pemerintahan Takaichi bertemu dengan pasar yang kini menuntut "premi risiko" yang jauh lebih tinggi untuk memegang utang Jepang.
🌊 Efek Gelombang
Aliran Modal Global: Jepang adalah kreditor terbesar di dunia. Ketika imbal hasil domestik meningkat, investor Jepang mungkin membawa triliunan Yen kembali ke rumah, menghisap likuiditas dari Obligasi AS dan obligasi Eropa.
Rebound Yen: Imbal hasil yang lebih tinggi membuat Yen lebih menarik, berpotensi mengakhiri rasa sakit bertahun-tahun bagi importir Jepang.
Pelayanan Utang: Dengan 3,5%, biaya bagi Jepang untuk mengelola beban utang besar-besaran baru saja menjadi pos anggaran termahal dalam anggaran nasional.
Kami menyaksikan transformasi paling signifikan dalam makroekonomi Jepang dalam hidup kita. Era "carry trade" sedang berkembang, dan peta keuangan global sedang digambar ulang secara real-time.


