Sebagai seseorang yang mengandalkan investasi dan manajemen keuangan sebagai sumber pendapatan utama, laporan tinjauan tahunan Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, adalah bacaan wajib saya setiap tahun.
Dua hari terakhir, Dalio memposting tinjauan tahun 2025 dan pandangan untuk tahun 2026 di X.
https://x.com/RayDalio/status/2008191202751893770
Secara keseluruhan, perasaan saya adalah: Risiko pasar saham AS pada tahun 2026 semakin meningkat, sedangkan peluang yang lebih besar ada di Tiongkok dan pasar negara-negara lain di seluruh dunia. Diversifikasi investasi dan menjaga sebagian aliran kas tetap menjadi kunci utama.
Saya merangkum laporan ini menjadi sepuluh poin dari sudut pandang investor ritel biasa:
1. Jangan tertipu oleh angka saldo rekening, uang Anda sedang menyusut. Sebagai investor kecil, Anda mungkin senang melihat angka di rekening saham naik. Namun, Dalio memperingatkan Anda, ini terutama karena 'uang' itu sendiri menjadi tidak bernilai. Pada tahun 2025, semua mata uang resmi (dolar AS, euro, yen) mengalami penurunan nilai.
2. Emas bukan sekadar perhiasan, tetapi cermin bagi aset. Orang yang membeli emas tahun lalu mendapat keuntungan 65%. Mengapa? Karena emas adalah 'satu-satunya mata uang utama yang bukan mata uang resmi' dan mata uang keras.
3. Obligasi bukan lagi tempat aman. Anggapan tradisional menyatakan 'saham berisiko tinggi, obligasi aman'. Namun, Dalio menunjukkan bahwa obligasi jangka panjang AS kini sangat berbahaya.
4. Jangan hanya memperhatikan Amerika Serikat, uang pintar sedang pindah tempat. Dana sedang meninggalkan Amerika Serikat. Pasar saham pasar berkembang, Eropa, dan saham Tiongkok semua unggul atas saham AS pada tahun 2025.
5. Saham AS kini terlalu mahal, dengan nilai yang sangat rendah. Biaya masuk (valuasi) saat ini terlalu tinggi. Dalio menghitung tingkat pengembalian harapan saham AS di masa depan hanya 4,7%, bahkan lebih buruk dibandingkan membeli beberapa obligasi.
6. Waspadalah terhadap aset yang sulit terjual (properti/privat equity). Aset yang sulit dijual akan mengalami kesulitan. Biaya pendanaan meningkat, semua orang kekurangan uang.
7. Gaji Anda mungkin tidak bisa mengimbangi inflasi, hal ini dapat memicu kerusuhan politik. Kecerdasan buatan meningkatkan efisiensi, manfaatnya diambil oleh pemegang saham, pekerja biasa mendapat sedikit. Hal ini menyebabkan kesenjangan kekayaan membesar. Anda perlu waspada terhadap dampak ketegangan sosial terhadap pasar.
8. Politik bisa membuat pasar gagal. Tahun 2026 adalah tahun pemilu pertengahan Amerika Serikat, rakyat marah karena harga barang terlalu tinggi, yang dapat menyebabkan Partai Republik kehilangan Kongres. Kekacauan politik dan perkelahian antara sayap kanan dan kiri akan menciptakan ketidakpastian besar bagi pasar. Pasar paling takut pada ketidakpastian.
9. The Fed mungkin akan membubuhkan gelembung untuk menyelamatkan pasar. Menghadapi tekanan utang dan ekonomi, The Fed kemungkinan besar akan menurunkan suku bunga, berusaha menekan tingkat bunga. Ini meskipun bisa mengembalikan harga aset (gelembung) secara singkat, tetapi dalam jangka panjang adalah seperti minum racun untuk menghilangkan dahaga.
10. Pahami arah besar: ini adalah dunia yang berpandangan unilateral. Dulu semua pihak duduk bersama untuk berdiskusi kerja sama, kini siapa yang kuat secara kekuatan yang berkuasa (unilateralisme/AS terlebih dahulu). Perubahan ini membawa risiko sanksi dan konflik, yang membuat investor asing menjauh.


