

Apa itu?
PayFi — ini adalah konsep yang muncul dari perpaduan antara pembayaran dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Jika DeFi tradisional berfokus pada perdagangan dan pinjaman di dalam ekosistem kripto, maka PayFi bertujuan untuk menggunakan teknologi blockchain untuk transaksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Istilah ini dipopulerkan oleh Lilie Lu (Solana Foundation), yang mendefinisikan PayFi sebagai penciptaan pasar keuangan di sekitar nilai waktu uang (Time Value of Money). Inti dari gagasan ini adalah agar uang tidak hanya dipindahkan, tetapi menghasilkan manfaat atau pendapatan secara langsung dalam proses pembayaran.
Bagaimana cara kerjanya?
PayFi menggunakan stablecoin dan kontrak pintar untuk membuat aliran keuangan lebih cepat dan lebih murah dibandingkan bank tradisional.
Pembayaran instan: Alih-alih menunggu beberapa hari untuk konfirmasi bank (terutama dalam transfer internasional), PayFi memungkinkan pembayaran hampir instan (ini adalah perilaku yang diharapkan dari sistem, bukan jaminan).
Pembayaran yang dapat diprogram: Kontrak pintar memungkinkan realisasi skenario kompleks: misalnya, "Buy Now, Pay Never" (Beli sekarang, bayar tak pernah), di mana barang dibayar dari bunga yang dihasilkan aset Anda melalui protokol DeFi.
Pendanaan berbasis aset nyata (RWA): Bisnis dapat menerbitkan token dari pendapatan masa depan mereka (misalnya, tagihan yang belum dibayar) dan langsung mendapatkan likuiditas. Ini membuka akses ke modal bagi wirausahawan yang sulit mendapatkan kredit bank tradisional.
Mengapa PayFi sedang tren pada tahun 2026?
Pada tahun 2026, kita melihat pergeseran dari penggunaan kripto yang spekulatif menuju penggunaan praktis. Berkat perkembangan stablecoin yang diatur dan kartu kripto, PayFi menjadi infrastruktur "tak terlihat" yang membuat perdagangan internasional dan keuangan pribadi menjadi lebih transparan.
Dipercaya bahwa PayFi dapat menjadi pendorong utama adopsi blockchain secara massal, karena pengguna biasa merasakan manfaat teknologi melalui biaya lebih rendah dan kenyamanan, bahkan tanpa menyadari bahwa di baliknya ada kontrak pintar.
Risiko dan peringatan
Kerentanan kode: Karena PayFi didasarkan pada kontrak pintar, kesalahan dalam kode tersebut dapat menyebabkan kerugian finansial.
Hambatan regulasi: Pemerintah banyak negara terus mengubah aturan untuk pembayaran digital, yang dapat memengaruhi stabilitas layanan PayFi.
Ketergantungan pada jaringan: Efisiensi pembayaran secara langsung tergantung pada kapasitas dan stabilitas blockchain tempat pembayaran dijalankan.
Kesimpulan
PayFi — ini adalah upaya untuk membuat uang secepat dan sefleksibel internet data. Ini adalah teknologi yang bertujuan membuat modal menjadi seefisien mungkin bagi setiap pengguna.
Teman, paham dan ingat istilah kripto hari ini? Kalau iya, jangan menunda, segera ikuti tes di postingan ini. 1000 pembaca pertama yang bisa menjawab dengan benar akan mendapatkan kripto sebagai hadiah 🎁