Bitcoin telah melampaui level $92.000 setelah menghabiskan beberapa hari terjebak di bawah $90.000, memberikan rasa lega singkat bagi pasar yang telah berada di bawah tekanan sejak akhir 2025. Pemulihan ini membantu menstabilkan sentimen jangka pendek, tetapi kepercayaan tetap rapuh. Banyak analis terus memperingatkan bahwa 2026 bisa berkembang menjadi pasar bearish yang lebih luas, mengingat permintaan spot yang lemah, momentum yang memudar, dan aktivitas jual yang terus berlanjut dari peserta besar.

Perilaku on-chain menawarkan lensa yang lebih akurat. Data Netflow Pertukaran sangat relevan selama periode ketegangan geopolitik, karena mencerminkan apakah pemegang sedang bersiap menjual atau memilih untuk tetap berdiam diri. Ketika ketakutan mendominasi, aliran masuk ke pertukaran biasanya melonjak karena peserta pasar memindahkan koin ke platform.

Sebaliknya, aliran masuk yang rendah atau keluaran yang terus berlanjut menunjukkan bahwa investor tidak terburu-buru mengurangi eksposur, bahkan di tengah berita yang mengganggu.

Netflow Pertukaran Menunjukkan Kewaspadaan, Bukan Kebingungan

Analisis ini menempatkan berita geopolitik saat ini dalam konteks sejarah yang lebih luas. Selama konflik militer di masa lalu—khususnya invasi Rusia ke Ukraina dan gejolak terbaru di Timur Tengah—Bitcoin sering mengalami volatilitas harga yang tajam tetapi bersifat sementara.

Namun, data on-chain menceritakan kisah yang lebih tenang. Netflow Pertukaran, yang mencatat apakah koin dipindahkan ke pertukaran untuk dijual atau ditarik untuk dipegang, jarang mengalami penurunan yang berkelanjutan selama peristiwa-peristiwa tersebut. Sejak 2023, pasar menunjukkan kemampuan yang semakin besar untuk menyerap guncangan geopolitik lokal tanpa memicu perilaku likuidasi yang meluas.

Situasi seputar Venezuela tampaknya konsisten dengan pola tersebut. Meskipun berita menimbulkan ketidakpastian dan berkontribusi terhadap sensitivitas harga jangka pendek, tidak ada lonjakan signifikan Bitcoin yang masuk ke pertukaran. Ketidakhadiran aliran masuk yang tinggi menunjukkan bahwa investor tidak bereaksi dengan kepanikan. Sebaliknya, pasar tampaknya sedang memantau perkembangan sambil mempertahankan eksposur yang ada.

Secara sejarah, reaksi on-chain Bitcoin yang lebih mencolok terkait dengan ancaman ekonomi struktural daripada tindakan militer terpisah. Peristiwa seperti ketegangan perdagangan AS-China, pergeseran regulasi yang agresif, atau langkah-langkah kendali modal cenderung berdampak lebih langsung terhadap likuiditas global dan kebebasan investor, meninggalkan jejak yang lebih jelas dalam aliran pertukaran.

Pada tahap ini, narasi Venezuela belum memasuki kategori tersebut. Perilaku Netflow Pertukaran menunjukkan pasar dalam keadaan waspada, tetapi tidak sedang mundur.

#VenezuelaNews #USChinaTradeagreement