Amerika Serikat mendapatkan #比特币 , Kamboja mendapatkan pembangunan ekonomi, Tiongkok mendapatkan #陈志

#Konglomerat Putra Mahkota Direktur Utama #陈志 serta dua warga negara Tiongkok lainnya telah ditangkap dan dikembalikan ke Tiongkok pada hari Selasa

Beberapa tahun terakhir, pusat-pusat penipuan menyebar pesat di Asia Tenggara, dengan menipu korban untuk ikut serta dalam proyek investasi palsu. Kantor PBB tentang Narkoba dan Kejahatan (UNODC) memperkirakan kerugian korban penipuan global pada tahun 2023 berkisar antara 18 miliar hingga 37 miliar dolar AS

Jaksa Amerika Serikat pada bulan Oktober tahun lalu menuntut Chen Zhi secara pidana, menuduhnya memimpin kelompok penipuan lintas negara dan menggunakan bisnis lainnya untuk mencuci uang hasil ilegal, serta membiarkan bahkan menyetujui penggunaan kekerasan terhadap karyawan. Dalam dakwaan disebutkan bahwa kelompok Putra Mahkota pernah membanggakan bisnis penipuan mereka menghasilkan 30 juta dolar AS per hari.

Departemen Keuangan Amerika Serikat dan Kementerian Luar Negeri Inggris sebelumnya telah memberlakukan sanksi terhadap Chen Zhi, dan lembaga penegak hukum juga menyita aset-asetnya, termasuk properti bernilai setidaknya 100 juta dolar AS serta aset kripto bernilai sekitar 14 miliar dolar AS.

Organisasi penipuan ini setidaknya menipu 250 warga Amerika Serikat, dengan total kerugian mencapai jutaan dolar AS, salah satu korban kehilangan 400 ribu dolar AS dalam kripto. Data dari Departemen Keuangan Amerika Serikat menunjukkan bahwa pada tahun 2024, warga Amerika Serikat mengalami kerugian minimal 10 miliar dolar AS akibat penipuan di Asia Tenggara.

Inggris juga membekukan perusahaan dan aset Chen Zhi di Inggris, termasuk

sebuah rumah mewah bernilai 12 juta euro

sebuah gedung perkantoran di London bernilai 100 juta euro