Ketika Jepang secara resmi menunjuk tahun 2026 sebagai 'Tahun Digital', pesannya melampaui dorongan inovasi. Ini menandai langkah tegas menuju integrasi aset kripto ke dalam sistem keuangan teratur negara tersebut. Dalam kerangka yang sedang berkembang ini, XRP menonjol sebagai salah satu aset digital yang sudah siap beroperasi secara mulus dalam struktur institusional dan regulasi Jepang.

Tidak seperti pasar yang menguntungkan liberalisasi berbasis ritel, strategi kripto Jepang mengikuti jalur institusional yang jelas. Pertukaran yang diatur, produk yang terjamin, dan ETF membentuk dasar adopsi. Dalam lingkungan ini, XRP muncul sebagai aset yang sesuai aturan dan siap untuk infrastruktur—selaras dengan sistem pembayaran Jepang, lembaga keuangan, dan harapan regulasi.

XRP Sudah Terintegrasi dalam Infrastruktur Keuangan Jepang

Sementara banyak kripto masih terbatas pada platform perdagangan, XRP telah lama terintegrasi dalam aliran pembayaran dunia nyata. Sejak 2017, SBI Remit telah memanfaatkan teknologi Ripple untuk transfer lintas batas. Pada 2021, XRP menjadi aset jembatan untuk rute Jepang-Filipina, kemudian berkembang pada 2023 ke rute remitansi yang menghubungkan Jepang dengan Vietnam, Indonesia, dan Filipina.

Ini bukan program uji coba. Ini adalah koridor pembayaran aktif yang melayani pasar remitansi terbesar di Asia, memperkuat peran XRP sebagai aset digital dengan utilitas dunia nyata yang nyata—atribut yang secara konsisten ditekankan oleh regulator Jepang.

Modal JPY Mengalir ke XRP

Data Chainalysis menyoroti tren yang jelas: antara Juli 2024 hingga Juni 2025, mayoritas yen Jepang yang disetorkan ke bursa terpusat di Jepang mengalir ke XRP. Sekitar 21,7 miliar dolar AS bernilai JPY digunakan untuk membeli XRP, jauh melampaui Bitcoin yang mencapai 4,7 miliar dolar AS selama periode yang sama.

Ini menunjukkan bahwa XRP telah menjadi gerbang utama untuk mengonversi mata uang fiat Jepang menjadi kripto. Dengan Jepang mengurangi pajak kripto menjadi flat 20% dan mengklasifikasikan aset digital utama sebagai produk keuangan, tren ini kemungkinan akan semakin melaju—terutama seiring dengan munculnya perantara pialang dan penasihat aset yang sah dapat mendistribusikan produk yang terkait dengan XRP.

XRP dan Jalur ETF di Jepang

Katalis penting adalah narasi ETF. SBI, mitra strategis jangka panjang Ripple, telah mengumumkan rencana meluncurkan ETF kripto dual-aset pertama di Jepang yang mencakup Bitcoin dan XRP, menunggu persetujuan untuk listing di Bursa Efek Tokyo.

Menempatkan XRP sejajar dengan Bitcoin dalam ETF institusional menandakan pergeseran persepsi—dari token transaksional menjadi aset yang layak untuk portofolio investasi yang diatur. Persetujuan akan membuka akses ke dana yang tidak tersedia di pasar tunai, termasuk dana pensiun, manajer aset, dan kas perusahaan.

Stablecoin, Pembayaran, dan Peran Jembatan XRP

Secara paralel, Jepang sedang memperluas kerangka kerja stablecoin-nya. SBI VC Trade, mitra Ripple, telah mendapatkan kesepakatan untuk mendistribusikan RLUSD di bawah lisensi instrumen pembayaran elektronik. Seiring dengan semakin dalamnya integrasi stablecoin yang didukung yen dan dolar ke dalam sistem keuangan Jepang, XRP terus berfungsi sebagai aset jembatan untuk penyelesaian lintas batas, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Ketika bank yang diatur, stablecoin yang kompliant, dan XRP sebagai perantara likuiditas bersatu, menciptakan ekosistem likuiditas berputar penuh yang sepenuhnya selaras dengan standar regulasi.

Keunggulan Struktural yang Sulit Direplikasi

Kebijakan Jepang tidak dirancang untuk memilih pemenang. Namun secara struktural, mereka menguntungkan aset yang:

Memiliki utilitas pembayaran dunia nyata

Terintegrasi dengan lembaga keuangan berlisensi

Mendominasi aliran masuk mata uang fiat domestik

Termasuk dalam desain produk ETF

XRP memenuhi semua empat kondisi.

Ketika Jepang berusaha menutup kesenjangan antara adopsi tinggi dan modal institusional terbatas, aset yang sudah terintegrasi dalam 'pipa' keuangan memiliki keunggulan menentukan. Dalam ekosistem kripto Jepang, XRP tidak menunggu kebijakan—ia sudah berada di dalamnya.

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak merupakan nasihat investasi. Pembaca harus melakukan riset sendiri sebelum membuat keputusan keuangan apa pun.

👉 Ikuti untuk lebih banyak wawasan kripto institusional, analisis struktur pasar, dan tren yang didorong regulasi.

#XRP #Ripple #JapanCrypto