----Kejadian kegagalan margin BitMEX: Penurunan tajam menghancurkan market maker, tatanan runtuh, para pemain kecil terkena 'panen' ?
Pada 11 Oktober 2025, pasar kripto mengalami penurunan tajam yang menegangkan, menurut laporan terbaru dari BitMEX yang dikutip oleh CoinDesk, penurunan tajam tersebut memicu kejadian kegagalan margin berantai senilai sekitar 20 miliar dolar AS, yang secara berat menghantam 'strategi netral' market maker.
Badai ini tidak hanya mengejutkan para investor, tetapi juga membuat market maker yang mengandalkan arbitrase biaya modal terjebak dalam situasi yang sulit dipecahkan. Harga koin-koin utama seperti Bitcoin dan Ethereum anjlok dalam waktu singkat, sehingga market maker terpaksa memegang posisi pasar tunai yang besar tanpa lindung nilai, kehilangan kemampuan untuk menyerap tekanan saat pasar turun, bahkan menyebabkan kerugian yang lebih besar.

Mengapa strategi 'netral' pedagang pasar runtuh?
Dalam pasar kontrak berjangka tradisional, pedagang pasar biasanya mengandalkan strategi Delta netral—dengan menyeimbangkan posisi beli dan jual untuk mengurangi dampak volatilitas terhadap laba. Namun, dampak penurunan tajam kali ini jauh melampaui kemampuan pengendalian risiko modal pedagang pasar, sehingga mereka terpaksa menanggung kerugian.
BitMEX dalam laporannya menyatakan bahwa ketika mekanisme ADL (automatic deleveraging) diaktifkan, sistem secara paksa menutup posisi pendek yang dimiliki pedagang pasar, sehingga posisi pendek yang awalnya digunakan untuk mengurangi risiko justru 'dihapus', sementara penurunan harga yang cepat memaksa pedagang pasar memegang aset fisik dalam jumlah besar, menciptakan situasi 'arbitrase berubah menjadi terjebak'.
Hasilnya adalah likuiditas pasar menurun drastis, buku pesanan hampir membeku, yang secara langsung menyebabkan likuiditas pasar kripto global pada kuartal keempat 2025 turun ke level terendah sejak 2022. Para pedagang pasar menarik likuiditas mereka, membuat pasar menjadi lebih 'rapuh' dan 'tidak dapat diprediksi'.
Pendapatan arbitrase menyusut, para petani kecil tetap harus terus berjuang setelah terkena ledakan?
Dalam penurunan tajam ini, yang paling langsung terdampak adalah para pedagang pasar yang bergantung pada arbitrase tingkat dana. Mereka sebelumnya bisa dengan mudah mendapatkan imbal hasil '4% per tahun', tetapi kini imbal hasil tersebut telah menjadi masa lalu.
Sementara itu, platform dengan mode B-book justru mendapat keuntungan besar, memperoleh laba besar dari lawan perdagangan melalui manipulasi penawaran dan manipulasi buku pesanan. Ini semakin memperparah ketidaktransparanan dan ketidakadilan pasar, sehingga investor ritel biasa lebih mudah menjadi 'korban yang dipanen' saat pedagang pasar mundur.
Sementara itu, pasar kontrak berjangka DeFi masih menghadapi risiko kegagalan paksa yang dimanipulasi, mengingat regulasi yang belum memadai, likuiditas yang terbatas, dan kurangnya mekanisme stop-loss, yang membuat banyak investor ritel terus bergabung, namun berakhir dengan 'dipotong'.
Pedagang pasar mundur, wajah pasar terungkap
Setelah penurunan tajam ini, sikap pedagang pasar mengalami perubahan total. Mereka tidak lagi percaya pada pasar, dan tidak lagi bersedia mengambil risiko lebih besar. Penarikan likuiditas, buku pesanan yang kering, dan fluktuasi harga yang terus-menerus membuat pasar kripto terlihat semakin 'gelap'.
Bagi investor ritel, masuk ke pasar setelah pedagang pasar mundur bisa membawa risiko yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pesanan perdagangan Anda mungkin lebih mudah 'dimakan' atau 'dihancurkan', pandangan Anda mungkin tidak secepat 'pemain besar', dan dana Anda juga bisa diambil oleh pihak pendek di tengah jalan.
Ini sekali lagi mengingatkan kita bahwa 'aturan permainan' pasar kripto tidak cocok untuk semua pemain, terutama dalam kondisi perasaan pasar yang sangat fluktuatif dan likuiditas yang menipis, siapa yang akhirnya tertawa, dialah yang menguasai 'kekuasaan bicara' sejati.
Tulisan terakhir: 'Jalan Lurus' dan 'Kotak Hitam' di Balik Penurunan Taji
Penurunan tajam kali ini bukan sekadar peristiwa pasar, tetapi juga siaran langsung kegagalan strategi pedagang pasar. Ini membuat semua orang menyadari logika sebenarnya di balik pasar kripto:
Likuiditas tidak muncul secara alami, tetapi diciptakan melalui 'pengabdian';
Harga tidak ditentukan hanya oleh penawaran dan permintaan, tetapi didorong oleh sikap dan perilaku pedagang pasar;
Bila pasar menghadapi 'risiko sistemik', pedagang pasar tidak melindungi pasar dengan strategi 'netral', melainkan akan mundur, meninggalkan investor ritel yang berdiri sendirian.
Jadi, bukan karena kamu kurang pintar, tetapi karena kamu berdiri di posisi yang salah.

