Pada putaran sebelumnya, pemandangan umumnya 'dramatis' 😅: Bitcoin memimpin sendirian terlebih dahulu, lalu ketika kecepatannya melambat, sebagian likuiditas mulai berpindah ke mata uang alternatif (Altcoins). Namun kali ini, kita melihat banyak mata uang besar (Large-Cap) bergerak bersamaan dengan Bitcoin, seolah-olah seluruh pasar ikut serta dalam gelombang ini, bukan menunggu gilirannya.
Alasan pertama yang membuat konsistensi ini mungkin adalah "likuiditas" 💧... tetapi bukan hanya likuiditas perdagangan, melainkan likuiditas struktural di dalam sistem itu sendiri. Pertumbuhan pasar koin stabil (Stablecoins) hingga level rekor memberi pasar bahan bakar siap untuk bergerak cepat melintasi lebih dari satu aset secara bersamaan, alih-alih terpusat sepenuhnya di Bitcoin. Banyak laporan menunjukkan bahwa nilai pasar koin stabil telah melewati atau mendekati ambang 300 miliar dolar AS selama 2025, yang mencerminkan perluasan basis likuiditas di dalam ekosistem kripto.
Dengan meningkatnya likuiditas, perilaku distribusi modal berubah 🧠. Saat likuiditas dangkal, investor cenderung fokus pada satu aset saja (biasanya Bitcoin) untuk meminimalkan risiko. Namun ketika likuiditas total meningkat dan kedalaman pasar membesar, menjadi lebih mudah untuk menyebar dana ke beberapa aset besar secara bersamaan pada saat yang sama—di sinilah muncul konsep ekspansi pasar (Market Breadth): gerakan kolektif yang berarti partisipasi yang lebih luas, bukan sekadar "rotasi" cepat demi keuntungan jangka pendek.
Faktor kedua adalah masuknya instrumen investasi tradisional secara lebih luas 📈. Pembicaraan tidak lagi hanya tentang Bitcoin; tetapi tentang ekosistem produk (ETF dan lainnya) yang membantu institusi untuk terpapar lebih dari satu aset, mendukung gagasan "keranjang kripto" alih-alih taruhan tunggal. Laporan Glassnode bekerja sama dengan Coinbase Institutional membahas aliran institusional, peran koin stabil sebagai "tulang punggung likuiditas", serta pertumbuhan aktivitas solusi lapisan kedua (Layer 2) yang meningkatkan penggunaan dan mengurangi biaya.
Bahkan ketika Bitcoin melambat selama dua hari atau muncul volatilitas dalam aliran ETF, bukan berarti minat telah hilang—kadang-kadang itu hanya penyesuaian jangka pendek. Decrypt melaporkan bahwa beberapa analis menyebut fluktuasi aliran dana dari ETF Bitcoin instan sebagai "taktis" lebih dari sekadar perubahan mendasar dalam keyakinan, dengan catatan adanya kekuatan relatif di sudut-sudut lain pasar.
Faktor ketiga adalah peningkatan kepercayaan publik dan regulasi 🧩. Semakin jelas aturan yang berlaku dan semakin banyak institusi keuangan besar yang bergerak secara resmi, semakin berkurang rasa "petualangan" dan semakin meningkat rasa "investasi" jangka panjang—hal ini mendukung penyebaran modal di pasar alih-alih menumpuk di satu aset saja. Reuters melaporkan langkah-langkah bank besar yang bergerak menuju peluncuran produk terkait aset digital seperti Bitcoin dan Solana, dalam konteks integrasi yang lebih besar antara keuangan tradisional dan kripto.
Untuk memahami mengapa tahap ini tampak berbeda secara psikologis ✨, fokuslah pada indikator paling penting: ketika beberapa mata uang besar bergerak bersama, biasanya berarti partisipasi lebih luas (investor lebih banyak, narasi lebih banyak, likuiditas lebih beragam), bukan sekadar perpindahan cepat dari Bitcoin ke "mata uang kecil" demi spekulasi. Sejak awal 2026 muncul laporan tentang ketahanan pasar dan kenaikan nilai pasar total dengan kinerja kuat dari mata uang utama secara bersamaan, yang selaras dengan gagasan ekspansi.
Ini tidak berarti risiko telah hilang ⚠️. Konsistensi bisa berbalik dengan cepat jika likuiditas menurun atau suasana pasar berubah (tingkat suku bunga/data ekonomi/penolakan terhadap risiko). Beberapa liputan keuangan mencatat bagaimana sensitivitas pasar terhadap peristiwa makro dapat mengembalikan volatilitas dengan cepat bahkan setelah gelombang pemulihan.
Ringkasan 🧡: "Perbedaan periode ini" tidak hanya terkait dengan kenaikan harga, tetapi juga struktur yang memungkinkan kenaikan tersebut terjadi secara kolektif: likuiditas yang lebih stabil, saluran institusional yang lebih luas, dan kepercayaan yang lebih tinggi mendorong investor untuk mendistribusikan modal mereka di seluruh pasar alih-alih menunggu perlambatan Bitcoin. Jika ekspansi pasar terus berlanjut, kemungkinan besar kita menghadapi partisipasi yang lebih dalam daripada sekadar gelombang singkat—tetapi selalu pantau likuiditas dan suasana pasar secara keseluruhan, karena keduanya kunci untuk kelangsungan skenario ini.

