#walrus $WAL @Walrus 🦭/acc
🚀Protokol Walrus: Penyimpanan Terdesentralisasi untuk Web3
Web3 sedang merevolusi keuangan, NFT, permainan, dan aplikasi perusahaan, tetapi penyimpanan data yang aman dan pribadi tetap menjadi tantangan. Solusi terpusat rentan terhadap pelanggaran keamanan, gangguan layanan, dan sensor, yang membatasi desentralisasi sejati.
Protokol Walrus, dibangun di atas blockchain Sui, menyediakan penyimpanan yang berfokus pada privasi, dapat diskalakan, dan tahan terhadap sensor. Protokol ini menggunakan kode erasure dan penyimpanan blob untuk mendistribusikan data terenkripsi ke berbagai node, memastikan ketahanan, ketersediaan, dan efisiensi biaya.
Fitur Utama:
Fokus pada Privasi: Data dienkripsi dan hanya dapat diakses oleh pengguna yang berwenang.
Tahan Sensor: Penyimpanan yang tidak dapat diubah memastikan aksesibilitas global.
Arsitektur yang Dapat Diskalakan: Penanganan efisien terhadap dataset besar.
Integrasi Sui: Throughput tinggi dan latensi rendah untuk dApps dan aplikasi perusahaan.
Kasus Penggunaan:
NFT: Penyimpanan metadata dan seni yang aman.
Permainan & Metaverse: Distribusi aset yang lancar.
Perusahaan: Penyimpanan data sensitif yang sesuai regulasi dan aman.
AI & Kolaborasi Data: Dataset terdesentralisasi dan pribadi.
$WAL Token:
Staking: Mendukung keamanan jaringan.
Governansi: Keputusan protokol yang dipimpin komunitas.
Insentif: Memberikan imbalan kepada penyedia penyimpanan dan kontributor jaringan.
Kesimpulan:
Protokol Walrus adalah infrastruktur dasar untuk Web3. Dengan menggabungkan privasi, ketahanan, skalabilitas, dan tata kelola berbasis token, protokol ini memungkinkan pengembang, perusahaan, dan pengguna untuk membangun aplikasi yang aman, terdesentralisasi, dan tahan sensor.


