Negara-negara Menimbun Emas Paling Banyak Saat Risiko Global Meningkat (Data 2024)

Ketika ketegangan geopolitik dan ketidakpastian mata uang semakin meningkat, negara-negara mempercepat akumulasi emas untuk memperkuat cadangan dan mengurangi ketergantungan pada mata uang fiat. Emas tetap menjadi aset aman strategis utama.

Fakta Utama (Cadangan Resmi, Akhir 2024 / Awal 2025):

🔹 Amerika Serikat: ~8.133 t — terbesar secara global

🔹 Jerman: ~3.352 t — strategi kuat pasca-krisis

🔹 Italia: ~2.452 t — pemegang jangka panjang yang stabil

🔹 Prancis: ~2.437 t — pemegang jangka panjang yang stabil

🔹 Rusia: ~2.333 t — akumulasi agresif sejak tahun 2000

🔹 Tiongkok: ~2.279 t — tren penimbunan besar-besaran

🔹 Swiss: ~1.040 t

🔹 India: ~876 t — cadangan yang terus meningkat

🔹 Jepang: ~846 t

🔹 Belanda: ~612 t

Mengapa Ini Penting:

📈 Peningkatan cadangan emas oleh bank sentral menunjukkan kepercayaan jangka panjang terhadap aset nyata di tengah ekspansi utang, pelemahan mata uang, dan ketidakpastian geopolitik. Emas berfungsi sebagai asuransi moneter saat terjadi krisis.

Wawasan Ahli:

Pembelian ini mencerminkan hedging strategis, bukan spekulasi jangka pendek, menunjukkan pentingnya emas yang terus berlanjut dalam portofolio cadangan global.

Sudut Pasar:

Akumulasi oleh bank sentral mendukung permintaan emas struktural, yang dapat menstabilkan atau meningkatkan harga bahkan selama penurunan jangka pendek.

#GoldReserves #GoldAccumulation #centralbank #BTCVSGOLD #WriteToEarnUpgrade $XAU $PAXG