Hanya beberapa hari yang lalu, sumber dari Bloomberg melaporkan bahwa hari ini, 9 Januari, Mahkamah Agung AS dapat menjawab pertanyaan kunci bagi pasar:
apakah tarif Donald Trump sah secara hukum?
Hal pertama yang perlu diperhatikan:
di pasar prediksi Polymarket, 76% peserta yakin bahwa pengadilan akan berpihak melawan tarif dan menyatakan tarif tersebut ilegal.
Setelah berita ini, pertanyaan paling populer terdengar seperti ini:
bagaimana pembatalan tarif akan memengaruhi pasar, ekonomi, dan kripto?
Apakah ini bisa memicu musim altcoin dan 'bull run' baru?
Tapi sebelum membahas respons pasar, penting untuk berhenti sejenak dan memperhatikan nuansa yang hampir semua diabaikan.
Pertama — hal dasar
Jika kita melihat taruhan seperti ini di Polymarket, itu berarti satu hal:
pembatalan tarif sudah diperkirakan pasar.
Dengan demikian, jika keputusan pengadilan positif, respons jangka pendek bisa menjadi:
lemah,
atau bahkan negatif, karena keuntungan positif sudah sebagian besar tercermin dalam harga.
Kedua — kesalahan utama sebagian besar
Banyak orang masih berpikir bahwa tarif Trump adalah:
keinginan politik,
kesalahan sementara,
'gagasan presiden' yang sebentar lagi akan dibatalkan pengadilan — dan semuanya akan kembali seperti dulu.
Itu tidak benar.
Tarif Trump adalah realitas ekonomi baru yang sudah tidak mungkin 'dikembalikan' seperti semula.
Mengapa begitu — sangat sederhana
Dunia yang telah kita hidupi selama puluhan tahun dibangun di atas perdagangan global dan rantai pasokan panjang.
Model klasik:
produk dirancang di Amerika Serikat;
komponen — Jepang, Taiwan, Korea Selatan;
perakitan — Tiongkok dengan tenaga kerja murah;
logistik — murah dan aman.
Akibatnya barang masuk ke Amerika Serikat jauh lebih murah dibandingkan jika semua diproduksi dalam negeri.
Ini menciptakan model deflasi:
harga rendah → inflasi rendah → suku bunga rendah → kredit murah → pertumbuhan ekonomi.
Tapi dunia telah berubah
Dalam 10 tahun terakhir kita memasuki fase:
ketegangan geopolitik,
sanction,
perang dagang,
risiko militer.
Apa yang sebelumnya nyaman sebagai rantai pasokan, kini menjadi alat tekanan.
Tidak seperti yang memilih?
Tidak seperti yang menyatakan?
— menghambat pasokan;
— harga naik;
— pasokan tidak bisa mengikuti;
— inflasi melonjak.
Karena itulah kembalinya ke model globalisasi lama sudah tidak mungkin.
Dan tarif dalam logika ini bukan kebetulan, melainkan gejala dari era baru.
Kesimpulan utama
Bahkan jika Mahkamah Agung membatalkan tarif secara hukum, logika ekonomi yang melatarbelakangi tarif tersebut tidak akan menghilang.
Dunia bergerak ke arah:
produksi yang lebih mahal,
inflasi yang lebih tinggi,
hubungan dagang yang lebih rumit, dan peran politik yang semakin besar dalam ekonomi.
Dalam konteks inilah kita perlu menilai:
keputusan pengadilan, respons pasar, dan prospek kripto.