📈 Imbal Hasil Obligasi AS Naik Seiring Kekuatan Dolar Menjelang Rilis Data Ketenagakerjaan! 💵

Menurut Odaily 📰, imbal hasil obligasi AS mengalami kenaikan kecil 📊, sementara dolar menguat 💪 menjelang rilis data ketenagakerjaan non-pertanian bulan Desember 👷‍♂️📄. Fadi Al Kurdi dari FFA Kings 🏦 menyoroti dalam laporan 📝 bahwa data ini bisa menjadi krusial 🔑 dalam membentuk ekspektasi kebijakan moneter untuk tahun 2026 🗓️. Ia mencatat bahwa penyimpangan signifikan dari ekspektasi ⚠️ bisa memicu volatilitas 🌪️ di pasar mata uang 💱 dan pasar obligasi 📉📈. Di sisi lain, pasar sedang menantikan 👀 keputusan dari Mahkamah Agung AS ⚖️ mengenai apakah Presiden AS Donald Trump 🇺🇸 dapat menggunakan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional 📜 untuk menerapkan tarif 💼 tanpa persetujuan Kongres 🏛️. Indeks dolar naik 0,1% ⬆️, mencapai 99,091 🔢, mencatat level tertinggi dalam empat minggu 🏔️📆.

IKUTI UNTUK UPDATE TERBARU !!

@CoreValto 👈🏻IKUTI ✅✅

#USGovernment #BinanceHODLerBREV #WriteToEarnUpgrade #USTradeDeficitShrink