🤖 BOT AI GROK #ElonMusk MEMBATASI GENERASI GAMBAR AKIBAT REAKSI KERAS TERHADAP DEEPFAKE 🌎
🤖 Chatbot AI Elon Musk, Grok, telah membatasi alat generasi dan pengeditan gambar di X, hanya memberikan akses kepada pelanggan berbayar, setelah protes global terkait pembuatan deepfake yang menyeksi wanita dan anak-anak.
⚠️ Pengguna diberi tahu pada hari Jumat bahwa akses gratis ke alat gambar telah dikurangi. Namun, aplikasi Grok mandiri, terpisah dari X, tetap menawarkan generasi gambar tanpa berlangganan.
🌍 Dorongan Global Semakin Meningkat
Langkah ini diikuti oleh ancaman denda dan kritik tajam dari pemerintah setelah alat Grok digunakan untuk mengubah gambar secara digital, termasuk menghilangkan pakaian dari individu.
🇪🇺 Komisi Eropa menyebut konten tersebut sebagai "melanggar hukum dan sangat memalukan," sementara regulator data Inggris meminta penjelasan mengenai bagaimana X mematuhi hukum perlindungan data.
🇬🇧 Kantor Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menolak pembatasan ini sebagai "menghina" bagi korban.
🗣️ "Mengubah pembuatan gambar ilegal menjadi fitur berbayar bukanlah solusi," kata juru bicara Downing Street.
🇫🇷🇲🇾🇮🇳 Prancis, Malaysia, dan India juga menyampaikan keberatan terhadap penanganan platform terhadap isu ini.
📄 Uni Eropa telah memerintahkan X untuk menyimpan semua dokumen internal terkait Grok hingga akhir tahun 2026, seiring berlangsungnya investigasi.
🧠 Musk Menanggapi
Musk memperingatkan bahwa siapa pun yang menggunakan Grok untuk membuat konten ilegal akan menghadapi konsekuensi yang sama seperti saat mengunggah materi tersebut secara langsung.
🔁 Ini bukan kontroversi pertama bagi Grok. Pada tahun 2025, xAI menonaktifkan fitur setelah chatbot ini menghasilkan konten anti-Semit dan ekstremis, yang memicu pemantauan lebih lanjut.
👉 IKUTI SAYA UNTUK UPDATE TERBARU DAN WAWASAN LEBIH LANJUT 👍
TERIMA KASIH 🙏
