👀 SEKARANG TAHU APA YANG TERJADI DENGAN PELAKU SPEKULASI P2P BINANCE 🇻🇪
Pasaran kripto di Venezuela mengalami hari penuh ketegangan pada hari Jumat ini, setelah harga dolar Tether (USDT) mengalami volatilitas signifikan di platform pertukaran P2P (orang ke orang). Dalam waktu singkat, nilai tukar naik dari level maksimum sekitar 780 bolivar hingga stabil di sekitar 580 bolivar, menciptakan ketidakpastian di kalangan pengguna dan pedagang yang menggunakan stablecoin ini sebagai pelindung nilai.
Menyusul perilaku tidak biasa ini, Binance, salah satu platform paling populer di negara tersebut untuk transaksi kripto antar pribadi, mengumumkan penerapan batas harga sementara di pasar P2P-nya. Langkah ini disampaikan melalui kanal resmi Telegram mereka:
"Selama periode volatilitas tinggi, Binance dapat menerapkan batas harga sementara sebagai kontrol risiko untuk mencegah perilaku menyalahgunakan dan hasil perdagangan yang tidak adil," kata perusahaan tersebut.
Perusahaan menjelaskan bahwa harga di platform P2P mereka ditentukan oleh penawaran dan permintaan pengguna, tetapi dalam situasi ekstrem mereka dapat melakukan intervensi untuk melindungi integritas pasar. Meskipun tidak disebutkan rentang atau durasi batas tersebut, keputusan ini merespons pergerakan yang tidak biasa di Venezuela, di mana USDT telah menjadi alat penting untuk transaksi harian, penabungan, dan perlindungan terhadap inflasi.
Berdasarkan data yang dipublikasikan di Binance Square, pada tanggal 2 Januari lalu nilai referensi USDT adalah 572,15 bolivar, tetapi dalam beberapa hari terakhir beberapa penawaran beli melampaui 900 bolivar sebelum turun tajam. Volatilitas ini terjadi bersamaan dengan isu dan ketegangan politik yang memengaruhi persepsi risiko di pasar lokal.