🧨 Elon Musk diduga melemparkan posting "bom besar" — dan itu dihapus

Elon Musk memposting klaim di X (sebelumnya Twitter) yang menyatakan bahwa mantan Presiden AS Donald Trump berada dalam "berkas" Jeffrey Epstein.

Postingan itu kemudian dihapus atau menghilang dari platform, dengan pengguna melihat pesan kesalahan saat mencoba melihatnya. �

Sky News

🔎 Apa yang sebenarnya kita ketahui

Postingan Musk yang dihapus bersifat politis/dramatis — mengklaim bahwa Trump muncul dalam dokumen terkait Epstein. �

Sky News

Tidak ada bukti meyakinkan yang menghubungkan postingan yang dihapus tersebut dengan pergerakan harga Solana atau peristiwa "bom Solana".

Banyak laporan berita kripto tidak melaporkan adanya gambar resmi yang diposting oleh Elon Musk terkait klaim tersebut — hanya teks. �

Sky News

⚠️ Penting untuk diketahui

Rumor tentang tweet Musk yang memengaruhi koin meme di Solana memang ada (misalnya, namanya berubah menjadi hal-hal seperti "Harry Bolz" atau "Kekius Maximus" yang menggerakkan token berbasis SOL), tetapi ini adalah efek meme pasar, bukan postingan "bom" resmi dengan gambar dari Musk sendiri. �

Investing.com +1

Tidak ada bukti otoritatif bahwa Elon Musk memposting foto terkait Solana lalu menghapusnya sebagai "bom" terkoordinasi.

📌 Kesimpulan akhir

📍 Postingan dramatis oleh Musk dibuat dan kemudian dihapus dari X — tetapi klaim bahwa itu adalah "bom" berfokus Solana dengan gambar tidak didukung oleh berita yang diverifikasi. Yang nyata adalah postingan tuduhan politik yang menghilang dari platform. �

Sky News

Jika Anda melihatnya di media sosial, mungkin itu spekulasi viral, tangkapan layar, atau foto palsu — yang sangat umum terjadi di lingkaran kripto dan Elon Musk.

$SOL

SOL
SOL
141.42
-3.71%

#USNonFarmPayrollReport #ElonMuskTalks #USTradeDeficitShrink #ZTCBinanceTGE