🚨 Data Pekerjaan AS Mengubah Harapan Pemotongan Suku Bunga Fed

Angka lapangan kerja AS terkini mengirim sinyal yang campur aduk, dan hal ini membuat situasi menjadi rumit bagi Federal Reserve.

Apa yang ditunjukkan data

Pertumbuhan lapangan kerja melambat tajam, dengan hanya sekitar 50.000 pekerjaan yang dilaporkan ditambahkan pada bulan Desember 2025, jauh di bawah ekspektasi sebelumnya.

Pada saat yang sama, tingkat pengangguran berada di sekitar 4,4%, menunjukkan pasar tenaga kerja masih cukup tangguh.

Beberapa laporan sebelumnya juga telah tertunda atau direvisi karena gangguan shutdown pemerintah sebelumnya, menambah ketidakpastian dalam gambaran tersebut.

Mengapa Fed berhati-hati

Melambatnya perekrutan tidak secara otomatis berarti pasar tenaga kerja sedang runtuh.

Dengan tingkat pengangguran yang masih relatif stabil, Fed tidak merasa ada tekanan mendesak untuk segera menurunkan suku bunga.

Pejabat telah menyatakan bahwa data yang tidak konsisten dan tertunda membuat sulit untuk yakin bahwa ekonomi melemah cukup untuk membenarkan pemotongan cepat.

Karena alasan ini, pasar kini menurunkan ekspektasi terhadap pemotongan suku bunga dalam jangka pendek.

Timeline terbaru

Pemotongan yang banyak diharapkan segera mungkin akhirnya tertunda hingga lebih jauh ke tahun 2026 kecuali muncul tanda-tanda kelemahan ekonomi yang lebih jelas dan konsisten.

Reaksi pasar

Ketidakpastian mengenai kapan Fed akhirnya akan bertindak telah menciptakan lebih banyak volatilitas di saham, obligasi, dan kripto, karena para investor menyesuaikan diri dengan gagasan bahwa uang yang lebih mudah akan datang lebih lambat.

Kesimpulan akhir

• Pasar tenaga kerja tampak lebih lemah, tetapi belum cukup lemah

• Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tetap untuk saat ini

• Pemotongan suku bunga yang bermakna kemungkinan membutuhkan tanda-tanda kelemahan yang lebih jelas dan berkelanjutan

#US #Fed #USJobsData #FinancialMarkets

#MonetaryPolicy

$ID $POL $BTC