Jam Bombom Utang 2026 Sedang Berdetak š£
Ini bukan perasaan takut yang berlebihan; ini adalah konsistensi dari celah makro yang menunjukkan tekanan pendanaan ekstrem yang dimulai dari Surat Berharga Negara AS. Volatilitas obligasi melonjak, menandakan masalah yang akan datang.
Tiga tekanan besar sedang bergerak: refinance utang AS mencapai puncaknya pada 2026 dengan permintaan asing yang menurun, Jepang berpotensi mencairkan kepemilikan obligasi besar-besaran karena tekanan USD/JPY, dan tekanan utang lokal yang belum terselesaikan di ekonomi utama lainnya menyebabkan aliran modal keluar.
Sebuah lelang obligasi AS yang gagal bisa memicu gelombang berantai: imbal hasil melonjak, likuiditas menghilang, dan aset berisiko seperti $BTC anjlok tajam. Bank sentral akan menambah likuiditas, tetapi ini menyiapkan panggung untuk gelombang inflasi berikutnya, yang menguntungkan aset nyata seperti Emas dan Perak sebelum dolar akhirnya melemah. Perhatikan volatilitas obligasi sekarang; obligasi AS yang tidak teratur adalah risiko sistemik yang sebenarnya.
#MacroAnalysis #TreasuryStress #SystemRisk #CryptoOutlook š§
