Di dunia blockchain yang bergerak cepat pada tahun 2026, 'kecepatan' blockchain tidak lagi hanya tentang angka tinggi di testnet.
Ini tentang TPS Real-Time (Transaksi Per Detik) dan Waktu Finalitas (berapa lama hingga transaksi menjadi tidak dapat dibatalkan).
Pada awal tahun 2026, berikut adalah 5 proyek kripto terkemuka yang memimpin industri dalam hal kecepatan, skalabilitas, dan kinerja dunia nyata.
1. Solana (SOL) – Raja Ekosistem
Solana tetap menjadi acuan industri untuk blockchain berkinerja tinggi. Dengan memanfaatkan mekanisme Proof of History (PoH) yang unik, Solana memproses transaksi secara berurutan yang memungkinkan paralelisasi dalam skala besar.
Kecepatan Dunia Nyata: sekitar 700 – 1.100+ TPS (Berkelanjutan).
Batas Teoretis: lebih dari 65.000 TPS.
Finalitas: sekitar 400ms (konfirmasi lunak).
Mengapa menang: Solana memiliki likuiditas terdalam dan ekosistem aplikasi berkecepatan tinggi terbesar, dari DeFi hingga perdagangan koin meme. Pada tahun 2026, klien validator "Firedancer"-nya telah memperkuat stabilitas dan throughput-nya.$SOL
2. Sui (SUI) – Pemimpin Latensi
Sui dengan cepat menjadi favorit untuk game dan aplikasi konsumen karena model data berbasis objek-nya.
Berbeda dengan blockchain tradisional yang memproses setiap transaksi secara berurutan, Sui dapat memproses transaksi independen (seperti mengirim NFT atau pembayaran sederhana) secara instan tanpa menunggu konsensus blok penuh.
Kecepatan Dunia Nyata: Meningkat melebihi 1.000 TPS dalam penggunaan aktif.
Batas Teoretis: 297.000 TPS.
Finalitas: < 400ms (Hampir instan).
Mengapa menang: Menawarkan penundaan paling rendah yang bisa dirasakan manusia, membuatnya terasa lebih seperti aplikasi web tradisional daripada blockchain.$SUI
3. Internet Computer (ICP) – Protokol Kecepatan Web
ICP unik karena tidak hanya memproses transaksi keuangan; tetapi juga menampung seluruh situs web dan layanan secara on-chain. Ia menggunakan Kriptografi Chain Key untuk memungkinkan kontrak pintar berjalan dengan kecepatan "web."
Kecepatan Dunia Nyata: sekitar 1.000+ TPS (Berkelanjutan).
Batas Teoretis: Tak terbatas (melalui skala subnet).
Finalitas: sekitar 1–2 detik.
Mengapa menang: Ini adalah satu-satunya proyek di daftar ini yang dirancang untuk menggantikan infrastruktur IT tradisional (seperti AWS), memungkinkan media sosial terdesentralisasi dan alat perusahaan yang terasa instan.
4. Aptos (APT) – Kekuatan Institusional
Aptos menggunakan Block-STM, sebuah mesin eksekusi paralel. Teknologi ini memungkinkan jaringan menangani kontrak pintar yang kompleks tanpa mengalami kemacetan saat terjadi peristiwa lalu lintas tinggi seperti pencetakan NFT besar.
Kecepatan Dunia Nyata: sekitar 500 – 800+ TPS.
Batas Teoretis: lebih dari 160.000 TPS.
Finalitas: < 1 detik.
Mengapa menang: Sangat dioptimalkan untuk keamanan dan keandalan, menjadikannya pilihan utama untuk tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA) institusional pada tahun 2026.$APT
5. TON (The Open Network) – Jalur Adopsi Massal
Terintegrasi langsung ke Telegram, TON dirancang untuk melayani miliaran pengguna.
Arsitektur sharding dinamis memungkinkan blockchain untuk "memecah" dan "menggabungkan" secara otomatis berdasarkan beban, mencegah jaringan melambat saat terjadi lonjakan beban.
Kecepatan Dunia Nyata: sekitar 100 – 500+ TPS (Dapat diskalakan sesuai kebutuhan).
Batas Teoretis: Jutaan TPS (melalui sharding).
Finalitas: sekitar 5–6 detik.
Mengapa menang: Kecepatan tidak berguna tanpa pengguna. Dengan hampir 1 miliar pengguna Telegram yang memiliki dompet TON bawaan, ini adalah jalur tercepat untuk pembayaran peer-to-peer dan "mini-app".



