Sejarah peluncuran dan dasar operasional
Sistem Aladdin#aladdin (kependekan dari Asset, Liability, Debt and Derivative Investment Network) dikembangkan oleh BlackRock pada akhir tahun 1980-an. Awalnya dibuat sebagai alat manajemen risiko internal untuk menganalisis obligasi, sistem ini berubah menjadi "sistem saraf pusat" perusahaan. BlackRock mulai menjual akses ke platform secara komersial kepada klien eksternal pada tahun 1999.
Dasar kerja Aladdin adalah bahasa data tunggal yang mengintegrasikan seluruh proses investasi — mulai dari pembentukan portofolio hingga perdagangan dan kepatuhan. Sistem ini menggunakan metode simulasi statistik Monte Carlo untuk menganalisis ribuan skenario perkembangan pasar di masa depan. Dengan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, platform ini melakukan uji stres, mensimulasikan dampak bencana global, pandemi, atau krisis ekonomi terhadap aset.
Sumber data dan konten
Aladdin mendapatkan data dari berbagai sumber historis dan operasional yang luas. Secara real-time, sistem memproses informasi tentang harga, indikator ekonomi, perubahan pemerintahan, bahkan kondisi cuaca. Platform ini terintegrasi secara native dengan penyedia informasi keuangan terkemuka seperti #Bloomberg dan Refinitiv, serta menggunakan algoritma pemrosesan bahasa alami (NLP) untuk menganalisis latar belakang berita dan sentimen pasar.
Siapa yang menggunakan Aladdin
Tidak hanya #blackRock :
bank-bank terbesar
dana pensiun
perusahaan asuransi
bank sentral
Secara keseluruhan — ratusan pemain institusional di seluruh dunia.
Biaya akurat dari platform ini tidak diungkapkan, namun diketahui bahwa platform ini membutuhkan kekuatan komputasi yang sangat besar. Salah satu dari empat pusat data sistem di negara bagian Washington memiliki sekitar 6000 komputer. Menjaga basis kode yang sangat besar dan infrastruktur kompleks dinilai oleh para ahli sebagai salah satu pengeluaran paling intensif sumber daya perusahaan.
Kinerja keuangan dan akurasi prediksi
Aladdin merupakan sumber pendapatan signifikan bagi BlackRock:
Pada tahun 2023, pendapatan dari layanan teknologi (yang didasarkan pada Aladdin) mencapai 1,5 miliar dolar AS.
Pada kuartal ketiga 2025, angka ini mencapai +515 juta dolar AS, menunjukkan pertumbuhan 28% tahunan.
Soal akurasi, platform ini fokus bukan pada prediksi harga tertentu, tetapi pada analisis risiko dan probabilitas yang sangat akurat. Aladdin memungkinkan investor melihat risiko 'tersembunyi': misalnya, simulasi krisis 2008 dengan komposisi indeks saat ini #S&P500 menunjukkan penurunan hanya 1%, sementara analisis historis murni (dengan mempertimbangkan perusahaan yang sudah tidak ada seperti Lehman Brothers) menghasilkan -15%. Namun, perusahaan memperingatkan bahwa efektivitas model sangat bergantung pada kualitas data, dan prediksi dapat gagal saat terjadi perubahan struktural besar di pasar (misalnya di awal pandemi).
Koneksi dengan pasar kripto
Dalam beberapa tahun terakhir, Aladdin:
· mengintegrasikan bitcoin-#ETFs dan instrumen kripto
· menilai risiko $BTC , $ETH , $SOL sebagai kelas individu
aset
· membantu institusi masuk ke kripto tanpa kekacauan dan emosi
Karena itulah pertumbuhan minat BlackRock terhadap
bitcoin banyak dianggap sebagai sinyal
penerimaan institusional, bukan sekadar hype.
Kesimpulan singkat
Aladdin bukan sekadar perangkat lunak.
Ini adalah:
· infrastruktur modal global
· sistem yang membentuk aliran dana
· alat yang mendahului pasar, bukan bereaksi terhadapnya



