Saat pasar kripto memasuki tahun 2026 dengan koreksi tajam, para investor terus mencari 'dasar' pasar.
Dalam sesi terbaru mereka, para ahli analisis teknikal Gareth Soloway dan Scott Melker (The Wolf of All Streets) membahas dinamika pasar dan berbagi prediksi menarik mengenai masa depan Bitcoin dan altcoin.
Analis pasar Scott Melker mencatat bahwa Bitcoin telah mengubah rata-rata bergerak 50 hari (MA) menjadi dukungan pada grafik harian, menyoroti kemungkinan kenaikan rebound jangka pendek. Melker menyatakan, 'Jika level ini bertahan, kita bisa melihat Bitcoin bergerak kembali menuju kisaran $94.000-$95.000, atau bahkan $100.000 dalam skenario optimistis.'
Namun, para ahli setuju bahwa rata-rata bergerak 50-hari pada grafik mingguan mewakili resistensi signifikan di level $100,000. Mengutip contoh dari pasar bearish di masa lalu, analis mengatakan bahwa jika resistensi ini tidak teratasi, Bitcoin berisiko mengalami penarikan kembali ke rata-rata bergerak 200-hari di $60,000.
Saat alasan di balik stagnasi Bitcoin dan Ethereum diperdebatkan, teori "uang panas" telah muncul ke permukaan. Gareth Soloway menyarankan bahwa beberapa modal spekulatif dalam cryptocurrency mungkin telah berpindah ke perak dan logam mulia, yang baru-baru ini mendapatkan popularitas.
Melker mengaitkan stagnasi di altcoin dengan tiga alasan utama:
Fakta bahwa uang yang masuk ke Bitcoin berasal dari ETF mencegah modal ini untuk "mengalir" ke altcoin.
Investor yang sebelumnya berspekulasi pada altcoin sekarang beralih ke platform yang membuat prediksi tentang peristiwa seperti hasil pemilihan atau kondisi cuaca. Harga saat ini dari altcoin lebih didasarkan pada spekulasi daripada kasus penggunaan utama mereka, dan mungkin akan memakan waktu lebih lama bagi mereka untuk mencapai nilai sebenarnya.
Pemilihan tengah tahun AS 2026 sangat penting bagi industri kripto. Sementara para ahli percaya bahwa Bitcoin sekarang adalah "aset yang sah" dan kurang terpengaruh oleh perubahan politik, mereka telah menyoroti risiko regulasi untuk pasar altcoin. Melker memperingatkan bahwa jika undang-undang kritis seperti "Clarity Act" gagal disahkan dan tokoh anti-kripto mendapatkan kekuasaan di Kongres, industri dapat memasuki periode ketidakpastian lainnya. $D




#altcoins #analysis #protrader #USJobsData #CryptocurrencyWealth