🚨 AMERIKA SERIKAT vs. CHINA: Perang "Bahan Tanah Langka" Memasuki Fase Parabola! 🌍🔋🦾
👀menonton : $HYPER $API3 $ZEC 👇👇
Perang untuk masa depan bukan hanya soal AI—tetapi juga tentang mineral yang menjadi penggeraknya. Sejak 11 Januari 2026, Amerika Serikat meluncurkan upaya besar-besaran "Darurat" untuk menghentikan ketergantungan pada Cina terhadap Unsur Tanah Langka.
Rencana Permainan 2026:
✅ Koalisi Global: Scott Bessent dari Kementerian Keuangan AS sedang bertemu dengan G7, India, dan Australia untuk menyelaraskan investasi miliaran dolar dalam keluar dari Cina untuk mineral.
✅ Jalur Pipa $8,5 Miliar: Kemitraan besar dengan Australia telah resmi berjalan, bertujuan menyuplai 5% produksi unsur tanah langka global pada tahun 2027.
✅ "Gali, Bayi, Gali": Larangan penambangan domestik di Minnesota sedang dibatalkan, dan AS sedang mempertimbangkan cadangan unsur tanah langka 1,5 juta ton di Greenland sebagai prioritas "Keamanan Nasional".
✅ Penyimpanan Strategis: Militer AS kini bertindak sebagai "Pembeli Terakhir" untuk memastikan tambang Barat tetap menguntungkan meskipun Cina menurunkan harga secara massal.
Dampak Pasar: 💡 Seiring pergeseran rantai pasok, waspadai "Supercycle" pada saham penambangan Barat dan token RWA (Aset Dunia Nyata) yang terkait komoditas industri. Dekopelasi sudah bukan pilihan lagi—ini menjadi perlombaan.
Apakah Barat bisa mengejar, atau keunggulan Cina terlalu besar? Mari dengar pendapat Anda! 👇



#RareEarths #USNonFarmPayrollReport #Investing #SupplyChain #MiningStocks