Sebuah sinyal teknis tetapi tidak membosankan muncul di blockchain kemarin: penyesuaian tingkat kesulitan Bitcoin kali pertama tahun ini menunjukkan penurunan, sehingga tekanan bagi penambang sementara mereda — tingkat kesulitan penambangan turun sedikit dari puncak akhir tahun 2025 menjadi sekitar 146,4T. Bagi kebanyakan orang, angka ini terdengar abstrak, tetapi bagi penambang bukan hal kecil.

Secara sederhana, protokol Bitcoin menggunakan mekanisme penyesuaian otomatis yang mendeteksi waktu blok rata-rata sedikit lebih cepat (sekitar 9,88 menit), sehingga sedikit menurunkan tingkat kesulitan. Penyesuaian ini bukan untuk 'menciptakan pergerakan pasar', tetapi untuk mengurangi tekanan operasional bagi penambang. Mengingat sejak pemotongan hadiah penambangan tahun 2024, serta lonjakan besar dalam kapasitas komputasi dan investasi perangkat keras hingga 2025, ruang keuntungan penambang terus terjepit.

Masalahnya, penyelesaian ini bersifat sementara. Alat berbasis blockchain memperkirakan penyesuaian berikutnya pada 22 Januari kemungkinan besar akan menaikkan tingkat kesulitan kembali — ini menunjukkan bahwa persaingan antar penambang tidak akan lenyap hanya karena penyesuaian kecil ini.

Poin diskusi di balik ini cukup menarik:

🔥 Penurunan tingkat kesulitan adalah napas lega bagi penambang, atau justru tanda pemulihan industri?

🔥 Apakah kapasitas komputasi benar-benar menurun, atau hanya fluktuasi sementara?

🔥 Apakah perubahan tingkat kesulitan berdampak pada harga BTC?

Apa pendapatmu? Apakah penurunan kesulitan penambangan membuat penambang lebih mudah mendapatkan keuntungan, sehingga menurunkan tekanan pasokan dan menguntungkan pihak bullish? Atau ini hanya penyesuaian teknis biasa yang tidak berdampak signifikan terhadap sentimen pasar? Silakan diskusikan di kolom komentar di bawah ini 👇

#加密市场观察 $BTC

BTC
BTC
95,348.19
-1.49%