Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump telah memperketat tekanan terhadap Kuba, menyatakan bahwa Havana tidak akan lagi mendapat manfaat dari pengiriman minyak Venezuela atau dukungan keuangan kecuali setuju dengan penyelesaian yang dinegosiasikan dengan Washington. Pesan presiden tersebut diposting di platform Truth Social-nya pada hari Minggu, disertai peringatan bahwa waktu untuk pemimpin Kuba bergerak sudah semakin habis.

The National

🔹 Tidak Ada Lagi Minyak atau Dana dari Venezuela:

Trump menyatakan bahwa semua pengiriman minyak mentah Venezuela dan uang ke Kuba akan dihentikan — dengan tegas menambahkan bahwa "nol" akan mengalir kecuali terjadi kesepakatan dengan pemerintah Amerika Serikat. Ia menjabarkan langkah ini sebagai perubahan mendasar dalam kebijakan AS terhadap Havana menyusul perkembangan terbaru di Venezuela.

$VVV | $CLO | $HYPER

Business Today

🔹 Konteks Sejarah:

Selama puluhan tahun, Kuba sangat bergantung pada minyak subsidi dari Venezuela, yang membantu menjaga ekonominya tetap berjalan meskipun menghadapi sanksi AS yang berkepanjangan. Trump menyatakan dinamika ini telah berakhir seiring Caracas beralih ke pengaruh AS setelah penangkapan pemimpin Venezuela, Nicolás Maduro.

The National

🔹 Apa yang Dikatakan Trump:

Dalam postingannya, presiden mengatakan Kuba telah menerima 'jumlah besar uang dan minyak' dari Venezuela sebagai imbalan berbagai layanan, tetapi menekankan bahwa masa itu telah berakhir. Ia mengimbau pejabat Kuba untuk berdialog dengan AS 'sebelum terlambat.'

The National

🔹 Dampak Regional dan Ekonomi:

Analis menyarankan bahwa memutus koneksi Kuba dengan dukungan Venezuela dapat memperburuk tekanan pada ekonomi yang sudah menghadapi kelangkaan, pemadaman listrik, dan penurunan produksi — serta berpotensi memicu kerusuhan lebih luas. Langkah ini datang di tengah perubahan besar dalam peta geopolitik Amerika Serikat–Latin Amerika.

Business Today

🔹 Tanggapan Kuba:

Meskipun tidak dijelaskan secara rinci dalam semua laporan, pejabat Kuba menggambarkan tindakan AS tersebut sebagai paksaan dan melanggar kedaulatan mereka, menolak gagasan bahwa pulau itu harus ditekan untuk menandatangani kesepakatan.

South China Morning Post

🌍 Perkembangan ini menandai salah satu eskalasi diplomatik paling serius antara Washington dan Havana dalam beberapa tahun terakhir — dengan implikasi bagi politik energi, hubungan AS–Karibia, dan ekonomi Kuba yang sudah rapuh.

#Write2Earn #WriteToEarnUpgrade