Seiring pembicaraan mengenai dampak lingkungan dari blockchain semakin kencang, pilihan desain jaringan baru semakin penting. @Dusk menangani tantangan ini secara langsung dengan mekanisme konsensus khususnya, Segregated Byzantine Agreement (SBA). Ini membuktikan bahwa throughput tinggi untuk penyelesaian keuangan tidak harus dibayar dengan konsumsi energi yang berlebihan.

Berbeda dengan Proof-of-Work (PoW) yang intensif komputasi yang digunakan oleh blockchain awal, SBA dari Dusk merupakan versi Proof-of-Stake (PoS). Ini sendiri mengurangi jejak energinya lebih dari 99,9%. Namun, SBA memperkenalkan inovasi utama: Provisioners. Para staker ini dipilih secara acak dan adil untuk mengatur transaksi dan menghasilkan blok. Desain ini menghilangkan kebutuhan seluruh jaringan untuk memverifikasi setiap transaksi secara bersamaan, secara drastis meningkatkan efisiensi dan skalabilitas.

Hasilnya adalah blockchain yang memiliki:

· Efisien Energi: Menjalankan node membutuhkan daya minimal, mirip dengan menjalankan server web standar.

· Kinerja Tinggi: Dirancang untuk finalitas transaksi yang cepat, sangat penting untuk perdagangan dan penyelesaian.

· Mudah Diakses: Biaya energi yang lebih rendah berarti hambatan masuk yang lebih rendah bagi operator node, mendorong desentralisasi.

Bagi institusi dan investor yang peduli terhadap ESG yang melihat ruang aset yang telah tokenisasi, keberlanjutan blockchain di bawahnya semakin menjadi pertimbangan. Komitmen Dusk terhadap model konsensus yang responsif namun ramah lingkungan bukan sekadar detail teknis—ini merupakan keunggulan strategis dalam menarik gelombang modal bertanggung jawab berikutnya ke dalam ekosistem $DUSK ecosistem.

#Dusk #SustainableCrypto #GreenBlockchain #Consensus #ESG $DUSK

DUSK
DUSKUSDT
0.06382
-1.57%