Daftar Isi
Gelombang Pasar-g
Penyelidikan Kriminal Powell Memicu Ketidakpastian Fed, Bitcoin Tetap Kuat
Jerome Powell
POWELL
2026
2026
Bitcoin
BTC
Emas
EMAS
Reserve
RSRV
CoinRank_io
Oleh CoinRank_io
39 menit yang lalu
•
8 menit baca
Penyelidikan Kriminal Powell Memicu Ketidakpastian Fed, Bitcoin Tetap Kuat
Daftar Isi
LATAR BELAKANG PENYELIDIKAN KRIMINAL POWELL DAN KEMANDIRIAN RESERVA FEDERAL
TEKANAN POLITIK, TRUMP, DAN TRANSISI KEPEMIMPINAN RESERVA FEDERAL
EKSPEKASI PEMOTONGAN SUKU BUNGA RESERVA FEDERAL DAN KETIDAKPASTIAN KEBIJAKAN TAHUN 2026
REAKSI HARGA BITCOIN DAN TERLEPASNYA DARI ASET RISIKO TRADISIONAL
ANALISIS TEKNIKAL BITCOIN DAN SINYAL PASAR DERIVATIF
SENTIMEN PASAR KRIPTO, POLITISASI FED, DAN NARASI BITCOIN
KESIMPULAN: PENYELIDIKAN POWELL, RISIKO KEBIJAKAN FED, DAN PERAN STRATEGIS BITCOIN
Penyelidikan kriminal terhadap Powell telah meningkatkan ketidakpastian kebijakan Federal Reserve, memperkuat kekhawatiran terhadap politisasi dan melemahkan kepercayaan terhadap struktur tata kelola moneter tradisional.
Harapan pemotongan suku bunga untuk tahun 2026 telah menurun tajam menjadi 51 basis poin, namun Bitcoin menunjukkan ketahanan meskipun saham mengalami penurunan.
Pergerakan harga Bitcoin yang stabil di tengah gejolak makro memperkuat narasi bahwa Bitcoin berfungsi sebagai perlindungan terhadap risiko kebijakan uang kertas dan ketidakstabilan institusi.
Penyelidikan kriminal terhadap Powell mengubah risiko kebijakan Federal Reserve seiring turunnya harapan pemotongan suku bunga. Bitcoin menunjukkan tanda-tanda terlepas dari aset risiko tradisional sebagai perlindungan terhadap ketidakpastian politik.
Pada 9 Januari 2026, Departemen Kehakiman AS meluncurkan penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell, tindakan yang digambarkan Powell sebagai tekanan yang dipicu oleh motif politis. Seiring turunnya harapan pemotongan suku bunga secara tajam—pasar kini memperkirakan hanya 51 basis poin pelonggaran pada 2026—Bitcoin menunjukkan tanda awal terlepas dari aset risiko tradisional. Sementara futures saham AS turun 0,4–0,7%, Bitcoin tetap stabil dan bahkan naik 0,7%. Banyak analis berpendapat bahwa kekhawatiran yang meningkat terhadap politisasi Federal Reserve semakin memperkuat peran Bitcoin sebagai perlindungan terhadap inflasi dan risiko kebijakan uang kertas.
Berlangganan
Bergabunglah bersama kami dalam menunjukkan revolusi kripto, satu newsletter pada satu waktu. Berlangganan sekarang untuk mendapatkan berita harian dan pembaruan pasar langsung ke kotak masuk Anda, bersama jutaan pelanggan lainnya (ya, jutaan orang menyukai kami!) — apa lagi yang Anda tunggu?
LATAR BELAKANG PENYELIDIKAN KRIMINAL POWELL DAN KEMANDIRIAN FEDERAL RESERVE
Penyelidikan kriminal terhadap Jerome Powell mewakili salah satu perkembangan paling luar biasa dalam sejarah moneter Amerika Serikat modern. Menurut timeline yang diungkapkan, penyelidikan ini disetujui pada November 2025 oleh jaksa AS Jeanine Pirro, dengan surat perintah grand jury secara resmi dikeluarkan kepada Federal Reserve pada 9 Januari 2026. Dua hari kemudian, pada 11 Januari, Powell merilis pernyataan video melalui situs resmi Federal Reserve, menggambarkan penyelidikan ini sebagai upaya tak biasa untuk menekan kebijakan moneter secara politis, bukan sebagai penyelidikan sah atas pelanggaran.
Penyelidikan ini berfokus pada kesaksian Powell di Kongres bulan Juni 2025 mengenai proyek renovasi kantor pusat Federal Reserve senilai 2,5 miliar dolar AS. Proyek ini dimulai pada 2022 dan dijadwalkan selesai pada 2027, tetapi telah melampaui anggaran awal sekitar 700 juta dolar. Departemen Kehakiman menyatakan prioritas utamanya adalah memeriksa dugaan penyalahgunaan dana pajak dan akurasi kesaksian Powell di depan Kongres. Powell dengan tegas menolak kerangka ini, berargumen bahwa isu renovasi ini dimanfaatkan sebagai alat politik untuk melemahkan kemandirian Federal Reserve.
TEKANAN POLITIK, TRUMP, DAN TRANSISI KEPEMIMPINAN FEDERAL RESERVE
Penyelidikan Powell tidak bisa dipisahkan dari konteks politik yang lebih luas mengenai kebijakan moneter AS. Ketegangan antara Powell dan Donald Trump telah berlangsung selama bertahun-tahun, khususnya terkait perbedaan pendapat mengenai waktu dan skala pemotongan suku bunga. Masa jabatan Powell sebagai Ketua Federal Reserve akan berakhir pada Mei 2026, dan Trump telah menyatakan rencana untuk mengumumkan penggantinya dalam waktu dekat.
Ketidakpastian yang semakin memburuk, Senator Thom Tillis secara terbuka menolak mengesahkan calon Federal Reserve baru hingga penyelidikan selesai, menimbulkan kekhawatiran tentang penyalahgunaan kekuasaan yudisial dan melemahnya kemandirian institusi. Akibatnya, investor semakin dipaksa untuk mempertimbangkan tidak hanya data makroekonomi, tetapi juga risiko yang semakin besar bahwa keputusan kebijakan moneter mungkin dipengaruhi oleh dinamika politik, bukan faktor fundamental ekonomi.

