🚨 MENGAPA PERUSAHAAN MASIH TIDAK BISA BERHENTI SERANGAN SOCIAL ENGINEERING 🧠
📌 Bahkan dengan alat keamanan siber yang lebih baik, serangan social engineering masih menjadi salah satu ancaman terbesar karena serangan ini tidak menyerang sistem terlebih dahulu
...tapi menyerang manusia.
👤 Titik lemahnya adalah perilaku manusia
Pembajak tidak perlu membobol keamanan canggih jika mereka bisa meyakinkan karyawan untuk
- menyetujui pembayaran
-membagikan kredensial
-klik tautan yang tampak aman
-atau mengatur ulang akses untuk mereka.
📈 Mengapa serangan ini terus berhasil
Sebagian besar perusahaan masih mengandalkan asumsi lama seperti
"karyawan akan menyadari penipuan"
"pelatihan keamanan cukup"
"alat akan memblokir semuanya"
...tapi pelaku terus beradaptasi, dan satu kesalahan sudah cukup.
🎭 Apa yang membuatnya lebih buruk di tahun 2026
Social engineering semakin meyakinkan karena adanya
identitas palsu
audio/video deepfake
email dan pesan yang dibuat oleh AI
sehingga lebih sulit dari sebelumnya untuk mengenali jebakan.
🛡️ Solusi sebenarnya bukan "pencegahan sempurna"
Artikel ini berpendapat bahwa karena social engineering tidak akan hilang, perusahaan harus fokus membatasi kerusakan dengan
kontrol internal yang kuat
proses verifikasi
persetujuan dari beberapa orang
dan respons insiden yang cepat.
⚠️ Kesimpulan akhir
Perusahaan terus menjadi sasaran karena pelaku menargetkan satu hal yang tidak bisa dikendalikan sepenuhnya oleh keamanan
kepercayaan manusia, kecepatan, dan rutinitas.


