Dukungan dan Resistensi Kripto – Kekuatan Nyata di Balik Pergerakan Harga
Dukungan dan resistensi bukan hanya garis di grafik, mereka merepresentasikan psikologi pasar yang sebenarnya. Dukungan adalah zona harga di mana pembeli secara konsisten masuk dan menghentikan penurunan. Resistensi adalah tempat di mana penjual muncul berulang kali dan menghentikan kenaikan. Level-level ini terbentuk karena ribuan pedagang, bot, dana, dan lembaga bereaksi terhadap area harga yang sama berulang kali. Ketika harga kembali ke zona-zona ini, itu bukan kebetulan—itu adalah ingatan. Pasar mengingat di mana permintaan dan penawaran sebelumnya bertarung.
Dukungan terbentuk setelah harga turun dan rebound, menunjukkan pembeli bersedia mempertahankan area tersebut. Resistensi terbentuk setelah harga naik dan ditolak, menunjukkan penjual mempertahankan keuntungan mereka atau membuka posisi short. Semakin sering harga bereaksi terhadap suatu level, semakin kuat level tersebut. Level yang bertahan sekali lemah. Level yang bertahan lima kali kuat. Inilah mengapa pedagang berpengalaman tidak mengejar harga di tengah, mereka menunggu harga kembali ke zona penting di mana risiko terkendali dan probabilitas lebih tinggi.
Ketika dukungan pecah, sering kali berubah menjadi resistensi, dan ketika resistensi pecah, menjadi dukungan. Hal ini terjadi karena pedagang yang terjebak keluar dari level tersebut sementara yang lain menunggu pullback, menciptakan reaksi kuat. Gerakan besar dimulai ketika level kunci secara jelas terpecah, menunjukkan pergeseran kendali antara pembeli dan penjual.
Pedagang cerdas tidak menebak, mereka bereaksi. Membeli di dekat dukungan menjaga risiko tetap rendah, menjual di dekat resistensi melindungi keuntungan. Dalam volatilitas tinggi kripto, level-level ini berfungsi seperti jangkar—hargailah mereka dan bertahan hidup, abaikan mereka dan menjadi likuiditas.
